loading...

SUARABMI.COMAku mau tanya soal temanku. Dia menunggu visanya di rumah (Indonesia) dan sudah tujuh bulan belum turun. Juga, sudah bertanya ke agensi. Setiap ditanya, agensi bilangnya bulan ini terus. Dan kemarin kenapa enggak bilang bahwa majikan pertamanya itu di-cancle empat bulan lalu. Kalau aku enggak nanya kapan visa temanku turun, agensi diam, enggak bilang bahwa majikan pertama itu di-cancle. Ini masalahnya apa sih, kok sampai tujuh bulan belum turun juga? Makasih, maaf merepatkan. [Funy Dora]

JAWAB:
Terima kasih atas pertanyaannya. Sebenarnya, kami juga tidak bisa mengetahui dengan pasti tentang keadaan dari teman Adik dan agensinya. Saya mungkin bisa menjelaskan kepada Adik tentang prosedur dari permohonan visa kerja untuk pekerja dari luar Hong Kong :

Permohonan untuk meminta visa kerja di Hong Kong harus dimasukkan ke kantor Imigrasi Hong Kong setelah semua persyaratan administrasi dipenuhi. Persyaratan administrasi dari pihak pekerja adalah fotokopi HKID, paspor, kontrak kerja yang lama, dan harus menandatangani formulir dari Imigrasi dan juga kelengkapan dari dokumen calon majikan.

Setelah menerima permohonan untuk visa kerja, sekitar 2 sampai 3 minggu, Imigrasi akan memberikan surat pemberitahuan bahwa berkas permohonan visa kerja sudah diterima dan akan memerlukan waktu sekitar 4-6 minggu untuk memproses visa kerja tersebut.
[ads-post]
Menurut pengalaman kami, memang ada beberapa pekerja yang menunggu callingvisa di Indonesia mengalami beberapa masalah seperti : Proses visa sangat lama. Hal ini penyebabnya bisa berbeda-beda. Mungkin, karena calon majikan tidak mau menunggu terlalu lama, lalu batal. Mungkin juga, karena memang belum ada calon majikan baru. Atau mungkin, karena berkas dokumen yang masih belum memenuhi persyaratan dari Imigrasi. Kemungkinan lain, karena Imigrasi menemukan adanya ketidaksamaan dalam data informasi mereka dengan berkas yang dimasukkan. Atau, mungkin juga karena tidak memenuhi hukum Hong Kong.

Proses menunggu visa di rumah untuk pekerja yang punya pengalaman kerja dan masih belum fasih berbahasa Kantonis atau belum menguasai pekerjaan mereka sangat tidak disarankan dengan dasar karena khawatir pekerja akan mengalami masalah karena belum memenuhi standar untuk bisa bekerja di Hong Kong , yang akhirnya mereka akan mengalami pemutusan kontrak kerja lagi.

Proses menunggu visa di Makau juga sangat berisiko, karena masa menunggu visa kerja di Hong Kong yang kadang melewati masa visa untuk tinggal di Makau, akhirnya banyak pekerja yang menjadi overstayedsebelum kembali ke Hong Kong.

Ada juga beberapa kasus di mana akhirnya pekerja tidak bisa menghubungi agensinya lagi setelah mereka membayarkan uang kepada agensi untuk mencarikan majikan dan paspor mereka masih di tangan agensi.  Maka dari itu, untuk menghindari masalah seperti yang kita sebutkan di atas, pastikan hal-hal ini: Cari agensi yang jelas kedudukannya. Bertemu, interview, dan tanda tangan kontrak sebelum meninggalkan Hong Kong atau interviewdengan majikan lewat telepon atau cara yang lain supaya memastikan kalua memang sudah ada majikan dan mengerti tentang jenis pekerjaan yang ditawarkan. Selalu berhubungan dengan agensi supaya tahu perkembangan proses visa kerja. Semoga sukses!

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close