loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COMDikatakan Rudi, dalam melakukan aksinya pelaku berkenalan dengan ibu Kades di jejaring sosial Facebook. Mereka berkomunikasi sejak 3 bulan lalu dan dengan segala tipu daya dan bujuk rayu hingga akhirnya korban mengirimkan foto fulgar kepada pelaku.

Mendapat ancaman, korban sempat mengirim uang sejumlah 1 juta rupiah. Namun tampaknya pelaku tak terima dan justru malah mengunggah foto fulgar ivu kades dan sempat menjadi viral di facebook beberapa hari terakhir.

"Pelaku yang berada di Lapas Tasikmalaya ini menggunakan KTP Palsu untuk meyakinkan korbanya. Setelah pelaku berhasil melakukan tipu daya dan mendapat foto dari korbanya, dia langsung menodong dan minta duwit sejumlah 100 juta. Dia mengancam akan mengupload foto fulgar tersebut jika permintaanya tidak dipenuhi," terangnya.

Sedangkan dalam melakukan aksinya, pelaku dibantu oleh adiknya yang bernama Kurnia Ramdani (20) tahun yang diberi tugas untuk mengambil uang di rekening yang biasa dikirim oleh korbanya.
[ads-post]
"Dari penangkapan pelaku ini kita baru bisa mengamankan adik pelaku utama dan barang bukti berupa 3 buah Hend phone, 2 ATM dengan identitas Palsu, 3 buah HP, 1 buah buku rekening, KTP palsu dan 1 BPKB kendaraan bermotor. Untuk pelaku utama kita sudah layangkan surat ke puhak lapas Tasikmalaya," pungkasnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Darmawan, pihaknya bersama tim siber crime langsung melakukan pelacakan terhadap pelaku. Setelah melakukan penyelidikan akhirna pelaku berhasil diketahui dan langsung dilakukan penangkapan.

"Pelaku diketahui bernama Rian Risdiana (22)warga Kampung Sukakarya, Desa Margaluyu, kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya Jabar," ujar AKP rudi Darmawan.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pelaku saat ini masih menjadi penghuni lapas Tasikmalaya sejak satu setengah tahun lalu. Dia mendekam di lapas Tasikmalaya karena kasus pencabulan dengan vonis 5 tahun.

source: suarajatim

Dikatakan Rudi, dalam melakukan aksinya pelaku berkenalan dengan ibu Kades di jejaring sosial Facebook. Mereka berkomunikasi sejak 3 bulan lalu dan dengan segala tipu daya dan bujuk rayu hingga akhirnya korban mengirimkan foto fulgar kepada pelaku.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.