SUARABMI.COM - Sebut namanya Anti, salah satu TKW Taiwan ini harus membayar ke pos pengiriman paket NT$ 1200 untuk sebuah mie instant sebungkus.

Ceritanya, Anti pesan cincin seharga NT$ 700, namun dalam paketan tersebut sekaligus datang 2 barang. Pertama cincin seharga NT$ 700 dan satu bungkus lagi seharga NT$ 1200, namun setelah di buka ternyata hanya mie instan isinya.
[ads-post]
"Kok ada tagihan NT$ 1200 bareng sama pesananku cincin seharga NT$ 700, namun yang NT$ 1200 itu isinya hanya mie instan." ujarnya sebagaimana dikutp suarabmi.com

Menurut Anti, pengirim kedua barang itu sama namanya. "Sama nama pengirimnya, datang bareng dengan cincin" ujarnya

Melihat hal ini, beberapa TKW juga ikut urun komen dan nasihat diantaranya, "Intinya satu, kalau nggak order barang, kalau ada datang berapapun harganya, ditolak saja" ujar Hanni. Alan juga ikut mengomentari dengan nada dalam, "berarti ini yang oon yang meneripa ya bun"ujarnya.

Namun setelah suarabmi.com telisik kasus di atas, ternyata mie yang seharga NT$ 1200 itu hanya barang tagihan saja agar bisa ditagih melalui pos. Pembeli sebelumnya membeli barang untuk dikirim ke Indonesia, namun karena tak bisa transfer akhirnya penjual memakai cara ini. Dengan mengirimkan mie ke pembeli melalui pos dan setelah menerima uang, barang yang di beli dan dikirim ke Indonesia bisa di kirim. Mie itu hanya perantara pembayaran via pos saja. Namun ternyata pembeli lupa kalau dia membeli Ipad dan dikirim ke Indonesia dengan tagihan lewat jasa pos dan bahkan sampai lapor polisi dan agensi.
loading...
loading...

Sebut namanya Anti, salah satu TKW Taiwan ini harus membayar ke pos pengiriman paket NT$ 1200 untuk sebuah mie instant sebungkus.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close