loading...
loading...

SUARABMI.COM - Dia bukan sekedar pembantu rumah tangga bagi saya, tapi dia juga teman baik saya dan pengasuh yang baik untuk anak-anak saya, saya tidak bisa tidak menangis melihat hasil diagnosanya, kami berperlukan dan menangis bersama. Tidak ada cara lagi untuk dia tetap bekerja pada saya dan tidak ada subsidi baginya jika ingin operasi karena dia bukan warga Singapura.

Kata-kata diatas diucapkan oleh seorang majikan di Singapura, tempat dimana Dasiyati, TKW asal Indonesia bekerja selama ini.

Sebagaimana diberitakan oleh AsiaONE dimana Dasiyati melakukan diagnosa, ia divonis ginjalnya hanya berfungsi 10% saja.
[ads-post]
Dasiyati divonis dokter mengalami gagal ginjal dimana ia harus berjuang keras demi mempertahankan nyawanya, bahkan dokter sampai menyarankan transplantasi jantung dan dialisis.

Majikan Dasiyati yang tak mungkin membiayai semuanya itu dengan kantong pribadi lantas menceritakan kisah Dasiyati kepada salah satu Plaform Penggalangan Dana Online, ia menceritakan kondisinya dan tanpa diduga, dari kisah tersebut, sang Majikan mengantongi lebih dari SGD 35,419 atau setara dengan 325 juta.

Melihat hasil yang demikian besar, sang majikan sangat berterimakasih dan bersyukur karena jumlah uang donasi itu bisa untuk perawatan Dasiyati bahkan untuk perawatan jangka panjang.

Bahkan dengan senang hati sang Majikan mengantarkan Dasiyati ke Semarang pada 24 Januari lalu. Tak semua majikan itu jahat, ada dan bahkan banyak diantara mereka yang sangat peduli kepada pembantunya.

Dia bukan sekedar pembantu rumah tangga bagi saya, tapi dia juga teman baik saya dan pengasuh yang baik untuk anak-anak saya, saya tidak bisa tidak menangis melihat hasil diagnosanya, kami berperlukan dan menangis bersama. Tidak ada cara lagi untuk dia tetap bekerja pada saya dan tidak ada subsidi baginya jika ingin operasi karena dia bukan warga Singapura.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close