loading...
loading...

SUARABMI.COM - Pemerintah Indonesia saat ini sedang berusaha keras untuk menjadikan TKW sektor informal tidak bekerja multitasking dan hanya bekerja sesuai standarnya pekerja formal lainnya.

Untuk mewujudkan hal ini maka pemerintah RI mencanangkan zero PLRT dan membekali mereka dengan sertifikat kompetensi, hal ini sejalan dengan penjelasan Soes Hindarno, Direktur Penempatan dan Perlindungan TKI.

"Khusus untuk Asia-Pasifik saat ini kita sedang melakukan pembenahan terkait dengan zero PLRT 2017. Kondisinya saat ini kita sedang melakukan pembenahan da penataan bagi kinerja CTKI. Sehingga TKI akan memiliki suatu sertifikat kompetensi." Ujarnya dalam wawancara bersama CNA dan Indosuara

Dengan adanya sertifikat tersebut, tugas TKI PLRT akan semakin ringan dan tidak bekerja melebihi kemampuannya.
[ads-post]
"Artinya selama ini kita memandang TKI itu bekerja all jobs atau multitasking. Bekerja dari bangun tidur hingga larut malam, ngurusin berbagai kebutuhan rumah tangga yang ada didalam rumah. itu kondisi yang ada saat ini. Nah untuk itu kita melihat, bahwa karena ini manusia, punya keterbatasan jam kerja dan harus punya ketrampilan tentunya, maka sekarang pemerintah Indonesia sedang menggulirkan pekerjaan sesuai dengan jabatan." lanjutnya

Saat ini pemerintah sedang menggodok 5 jenis jabatan yang nantinya akan diterapkan untuk TKI sektor informal atau PLRT. Kelima jabatan itu adalah House keeper, Care Giver, baby Siter, Driver dan Gardener.

"Lima jabatan ini yang kita siapkan dan kedepannya TKI harus bekerja sesuai jabatannya sebagaimana dalam sertitifikasi mereka. Dengan demikian TKI tidak bekerja lagi multitasking, namun tetap bekerja pada rumah tangga namun kerjanya sesuai dengan aturan internasional. " ujarnya.

Dengan begitu ia berharap TKI hanya bekerja sesuai jenis pekerjaanya secara total. "Artinya kalau TKI mengurus care giver ya bekerja dari mempersiapkan makanan bagi si pasien, membersihkan kotorannya, dari higenisasi ruangannya, kesehatannya dan seluruh kegiatan aktifitas pasiennya. " ujarnya

Dengan begitu waktu istirahat TKI juga akan terjamin dan TKI tidak diperkenankan bekerja diluar jabatannya. "Sehingga TKI akan dibatasi kerjanya dimana saat pasien tidur, TKI tak boleh bekerja dilar kepentingan pasien seperti masak untuk lainnya, mencuci mobil dan lainnya." tuturnya. Berikut video lengkap wawancaranya.
[youtube src="9ggWw5U4oYE"/]

Pemerintah Indonesia saat ini sedang berusaha keras untuk menjadikan TKW sektor informal tidak bekerja multitasking dan hanya bekerja sesuai standarnya pekerja formal lainnya.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close