DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

25 Tahun Ilegal, TKA Asal Indonesia Ingin Menjadi Warga Taiwan
SUARABMI.COMA Fu (Ahok) 48 tahun asal Indonesia, 25 tahun lalu datang ke Taiwan sebagai TKA, namun karena tidak tahan dieksploitasi oleh agency ia akhirnya melarikan diri, A Fu kemudian menikahi wanita Taiwan (Mei Mei) mereka memiliki seorang anak gadis yang sekarang berusia 15 tahun, ia kemudian membuat keputusan berani karena tak ingin menjadi penduduk gelap Taiwan, ia juga tidak ingin menyembunyikan konsekuensi yang akan dihadapi kepada putrinya, ia mengatakan benar-benar ingin menjadi orang Taiwan, memohon kepada kedua pemerintah agar tidak dipisahkan dari istri dan anaknya.

A Fu mengatakan, ia adalah WNI keturunan, 25 tahun lalu datang ke Taiwan sebagai TKA bekerja di Pingtung, namun karena tidak tahan dieksploitasi oleh agency, ia kemudian melarikan diri dan bekerja secara ilegal, ia kemudian jatuh cinta kepada seorang wanita Taiwan, ia pernah berniat menyerahkan diri namun takut dideportasi, dipenjara dan didenda, namun melihat putrinya tumbuh dewasa, akhirnya ia memutuskan untuk tidak lari lagi, memutuskan untuk melaporkan diri.

A Fu mengatakan, ayah ibunya meninggal 10 tahun yang lalu, di Indonesia masih memiliki 6 saudara, namun karena putus komunikasi selama bertahun tahun sehingga tidak dapat berhubungan, keluarga di Indonesia kemungkinan juga mengira dirinya telah tiada, paspornya saat pertama kali datang di Taiwan ditahan oleh agency, tak ada yang dapat memastikan identitasnya, satu satunya identitas yang ia miliki adalah izin kerja 25 tahun lalu di pabrik kayu Pingtung.
[ads-post]
Putrinya Xiao-xiao baru baru ini mengetahui bahwa ternyata ayahnya adalah TKA kaburan, kadang sulit untuk percaya, saat ia memahami bahwa 25 tahun lalu ayahnya mengalami kesulitan, Xiao-xiao mendukung ayahnya untuk berani menghadapi persoalan ini, sekaligus memohon kepada pemerintah untuk memberinya keluarga yang utuh.

Staf pemerintah Pingtung County Xu Zhan-wei akhirnya membantu A Fu, imigrasi meminta A Fu menuju ke KDEI untuk mendapatkan paspor, kemudian diproses untuk dipulangkan, namun KDEI berpendapat bahwa A Fu melakukan pelanggaran, tidak bisa mendapatkan paspor, seharusnya ditangani oleh pemerintah Taiwan, kedua negara saling lempar tanggung jawab, A Fu dikhawatirkan menjadi tidak memiliki kewarganegaraan.

Xu Zhan-wei mengatakan, A Fu tidak ingin bersembunyi lagi, memutuskan untuk berjuang mendapatkan kewarganegaraan Taiwan, berharap pemerintah atas dasar kemanusiaan mengabulkan permintaan A Fu sekeluarga.

Imigrasi menyarankan agar A Fu menyerahkan diri, imigrasi akan memeriksa catataan tentang A Fu untuk mendapatkan catatan kedatangan A Fu, yang penting melangkah dulu, apabila menemukan masalah berusaha dipecahkan, tak perlu khawatir ditangkap atau dipenjara.

Sumber : LTN News

A Fu (Ahok) 48 tahun asal Indonesia, 25 tahun lalu datang ke Taiwan sebagai TKA, namun karena tidak tahan dieksploitasi oleh agency ia akhirnya melarikan diri, A Fu kemudian menikahi wanita Taiwan (Mei Mei)

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.