SUARABMI.COMKetua Asosiasi TKI di Taiwan Pranoto menyebut selama ini Pemerintah Indonesia kurang memerhatikan persoalan-persoalan yang dihadapi buruh migran di Taiwan. Termasuk memberikan perlindungan kepada TKI.

Kebanyakan, kata dia, TKI yang tidak mendapat respon atas aduan yang dilaporkan ke Pemerintah Indonesia atau Taiwan memilih kabur dari majikan dan beralih status menjadi TKI ilegal.

"Contoh mereka tidak bisa libur. Mereka berasumsi daripada bekerja tanpa libur, lebih baik kabur gajinya besar meskipun berisiko. Inilah faktanya. Banyak kasus seperti ini alasannya (kurang) perlindungan," kata Pranoto dalam Metro News, Selasa 7 Maret 2017.

Pranoto mengatakan mayoritas TKI di Taiwan masuk secara legal dilengkapi dokumen-dokumen. Hanya saja, seringkali para buruh migran itu terlibat konflik dengan majikan, kemudian melapor ke otoritas setempat namun tak direspon dan akhirnya memilih kabur.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNP2TKI Hermono membantah ada laporan dari TKI yang tidak direspon pemerintah. Menurut dia, selama ini baik Pemerintah RI maupun Taiwan bersikap proaktif terhadap semua aduan TKI.
[ads-post]
"Taiwan ini termasuk sistem perlindungannya baik. Dia punya call center berbahasa Indonesia kita imbau ke TKI yang konflik untuk tidak kabur. Di KDEI juga ada call center 24 jam, semua pasti direspon," katanya.

Seperti saling mengklaim, Pranoto kemudian mematahkan pernyataan Hermono bahwa selama ini Asosiasi TKI di Taiwan menangani kasus-kasus 'buangan' dari yang tidak direspon oleh pemerintah.

"Mereka sudah lapor ke Pemerintah Taiwan, ke beberapa tempat tapi tidak bisa direspon dan mereka lari ke organisasi. Kasus yang saya tangani ini sifatnya butuh cepat (diselesaikan)," kata Pranoto.

Menutup perbincangan, Hermono kemudian mengakui bahwa pemerintah tidak mampu bekerja sendiri. Untuk menangani masalah tersebut, dia berharap ada kerja sama dengan organisasi buruh migran sebagai bagian dari respon pemerintah terhadap persoalan yang dihadapi TKI.

"Kita juga mengharapkan bantuan dari aktivis pegiat buruh migran karena jangkauan kasus kita di lapangan terbatas," jelas Hermono. 

Source Metronews
Editor Redaksi
loading...
loading...

Ketua Asosiasi TKI di Taiwan Pranoto menyebut selama ini Pemerintah Indonesia kurang memerhatikan persoalan-persoalan yang dihadapi buruh migran di Taiwan. Termasuk memberikan perlindungan kepada TKI.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close