SUARABMI.COM - Siti Aisyah Anggraini (2), balita yang baru saja ditinggal ibunya kerja di Hong Kong ini harus tewas akibat ganasnya aliran air di Putukrejo Godanglegi Malang jawa Timur, pasalnya Aisyah kejebur sungai yang tidak jauh dari rumahnya jum'at kemarin (3/3).

Yuli, orang tua korban diketahui baru bekerja di Hong Kong selama 20 hari ini sedangkan ayah Aisyah juga sedang bekerja, oleh karenanya Aisyah bersama dengan neneknya.

"Tidak ada saksi yang melihat kalau korban tenggelam. Kalau diajak keluarganya, juga tidak ada yang tahu. Makanya kami berusaha mencari di sungai dahulu untuk kemungkinan awal," kata Kompol Untung Bagyo Rianto, Kapolsek Gondanglegi.

Korban semula diajak pamannya bernama Munir jalan-jalan pagi tadi.  Korban lalu diantar pulang dan diserahkan kepada neneknya, Piatin (70) sekitar pukul 10.00 WIB. Usai mengantar pulang korban, Munir langsung pergi.

Ketika bersama neneknya, Aisyah minta diambilkan pisau mainan. Karena tidak ingin cucunya menangis, Piatin masuk dalam untuk mengambil mainan sekaligus pakaian korban.
[ads-post]
Sedangkan, Aisyah ditinggal sendirian bermain di halaman rumah.Nah, saat Piatin kembali ke depan, Aisyah sudah tidak ada. Dia sempat mencari dan memanggil nama cucunya tersebut. Namun, korban tidak ada.

Karena tidak ketemu, kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Gondanglegi dan Tim SAR PMI Kabupaten Malang. "Kami juga sempat minta bantuan orang pintar. Katanya, korban dibawa orang dan kondisinya masih hidup. Semoga saja segera ketemu dan tidak sampai terjadi apa-apa," kata Musriyah, bibi korban.

Selama ini korban tinggal bersama neneknya. Ibu korban, Yuliana sudah lama bekerja di Arab Saudi. Sedangkan ayahnya, Zainul Rozikin bekerja di SPBU Annur Bululawang.


Akhirnya Jenazah Aisyah baru ditemukan Minggu kemarin (5/3) dilairan irigasi pesawahan dusun Boro Panggung Rejo sekitar 25 km dari lokasi kejadian. Jasad Aisyah kemudian dievakuasi untuk dimakamkan. suryamalang
loading...
loading...

Siti Aisyah Anggraini (2), balita yang baru saja ditinggal ibunya kerja di Hong Kong ini harus tewas akibat ganasnya aliran air di Putukrejo Godanglegi Malang jawa Timur, pasalnya Aisyah kejebur sungai yang tidak jauh dari rumahnya jum'at kemarin (3/3).

Post a Comment

Powered by Blogger.
close