loading...

SUARABMI.COM - Dua TKW yang bekerja di Singapura yang meninggal beberapa waktu lalu karena kecelakaan kerja, kini ahli warisnya sudah mendapatkan asuransi yang semestinya mereka terima.

Asuransi pertama atas nama Rulli Widyawati, TKW asal Kolomadu karanganyar Jawa Tengah ini menjadi TKW di Singapuran selama 4 tahun dan pada tanggal 01 Februari 2015 lalu ia dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan kerja.

Suwardi, ayah mendiang Rulli sebagai ahli waris menerima asuransi kematian sebesar SGD 40,000 atau setara dengan 376,92 juta rupiah.
[ads-post]
Sedangkan Masrupi, TKI asal Kotakusuma Gresik bekerja di Singapura sebagai TKI Pelaut dan meninggal dalam kecelakaan kerja pulan.

Asuransi mendiang Masrupi diserahkan kepada mantan istrinya Nalarati dengan jumlah SGD 48,000 atau setara dengan 453,30 juta rupiah.

Klaim pencairan asuransi mendiang Masrupi ini dilakukan dua kali oleh ayah Masrupi dan Mantan istri Masrupi dimana keduanya menerima nilai asuransi yang sama yaitu SGD 48,000.

"kami berpesan kepada ahli waris setelah klaim asuransi cair ini agar uang yang didapat digunakan sebaik mungkin terutama untuk amal jariah mendiang almarhum Rulli Widiyawati dan Masrupi" ujar ma'rub, kepala TU LP3TKI Surabaya sebagaimana dikutip suarabmi.com.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close