PERHATIAN : JIKA BERITA ATAU ARTIKEL KAMU INGIN DIMUAT DISUARABMI.COM, KAMU DAPAT MENGIRIMKANNNYA MELALUI FORM UNTUK KIRIM BERITA DAN ARTIKEL KAMU DISINI
Banner iklan disini
loading...
loading...

SUARABMI.COMAgen berinisial TC akhirnya mencabut tuntutan mereka terhadap Sri di Small Claim Tribunal, setelah ngotot memaksa BMI yang telah lunas bayar potongan 6 bulan gaji tersebut untuk membayar lagi komisi agen Hong Kong sebesar 10 persen.

Agen semula memaksa Sri membayar komisi HK$ 420 hingga menuntut ke Small Claim Tribunal pada Juli 2016. Setelah kasusnya berlarut-larut, akhirnya Agen TC mencabut tuntutan mereka pada Februari 2017.

“Sebenarnya di potongan agen 6 bulan itu, menurut Kepmenaker No 98 tahun 2012 tentang biaya penempatan ke Hong Kong, potongan itu sudah termasuk komisi agen Hong Kong 10 persen. Tapi selama ini BMI biasanya tetap harus membayar lagi meski sudah lunas potongan,” kata Tania Sim dari Christian Action, yang mendampingi kasus hukum Sri.

Kasus Sri bermula saat BMI ini menolak membayar komisi agen 10 persen lagi kepada agennya yang berinisial TC pada Juni 2016. Sri menolak membayar karena BMI ini telah lunas bayar potongan 6 bulan.

Sementara Agen TC merasa potongan tersebut dibayarkan langsung ke PT, dan tidak pernah mendapatkan bayaran komisi 10 persen tersebut. Akibatnya, sempat terjadi ngotot-ngototan antara Sri dan agennya hanya gara-gara HK$ 420.
[ads-post]
“Sebenarnya bukan karena jumlah uangnya yang besar atau tidak, tapi ini lebih karena masalah prinsip. Hukum ini rancu, karena komisi agen di Hong Kong tapi dibayarnya ke PT di Indonesia, jadi kalau PT tak mau bayarkan ke agen, BMI yang selama ini jadi korban harus bayar komisi 2 kali,” kata Tania.

Puncaknya, Agen TC melaporkan Sri ke Small Claim Tribunal atau pengadilan perdata untuk klaim uang di bawah jumlah HK$ 5000. Hakim sempat meminta Sri memberikan surat dari PT di Indonesia, yang menyatakan bahwa memang benar komisi 10 persen untuk agen Hong Kong sebenarnya termasuk potongan 6 bulan menurut hukum Indonesia.

Permenaker No 98 tahun 2012 menentukan jumlah potongan agen atau cost structure untuk BMI ke Hong Kong adalah HK$ 13.436. Permenaker ini juga menjabarkan secara rinci apa-apa saja yang termasuk ke dalam cost structure, termasuk di dalamnya yaitu komisi 10 % untuk agen di Hong Kong.

Namun peraturan ini jadi rancu, karena pada prakteknya, PT tak memberikan komisi 10 persen itu ke agen Hong Kong. Sementara agen pun meminta komisi 10 persen lagi kepada BMI, karena hal itu sah menurut hukum Hong Kong. Jadilah BMI kerap dipaksa membayar 2 kali komisi 10 persen untuk agen.

Pada Januari 2017, PT di Indonesia akhirnya bersedia mengirimkan surat yang menyatakan bahwa memang benar komisi 10 persen agen di Hong Kong telah termasuk ke dalam potongan 6 bulan yang telah lunas dibayar Sri tersebut. Semula, Sri bersama Christian Action siap membawa surat tersebut kepada hakim dalam sidang di Small Claim Tribunal pada Februari ini.

Namun sebelum jadwal sidang berikutnya digelar, Agen TC keburu mencabut tuntutan mereka dan tak lagi memaksa Sri membayar lagi komisi agen hingga dua kali.

“Sebenarnya kalau kita mau enak untuk agen ataupun untuk BMI, lebih baik kalau komisi 10 persen agen Hong Kong itu dikeluarkan dari biaya cost structure atau potongan yang 6 bulan. Jadi biarlah BMI bayar komisi 10 persen itu di Hong Kong, dan biarlah bayar potongan 6 bulan itu untuk ke Indonesia, “ kata Tania. suaraHK

Agen berinisial TC akhirnya mencabut tuntutan mereka terhadap Sri di Small Claim Tribunal, setelah ngotot memaksa BMI yang telah lunas bayar potongan 6 bulan gaji tersebut untuk membayar lagi komisi agen Hong Kong sebesar 10 persen.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close