-----iklan---------
Banner iklan disini
loading...
loading...

SUARABMI.COM - Masalah keuangan sering membuat persoalan rumit dalam kehidupan. Pengelolaan pendapatan yang besar sebagai BMI yang tidak baik, bisa menjebak seseorang dalam kondisi tercekik hutang yang menggunung.

Terkadang jalan pintas sering diambil oleh mereka yang tercekik hutang, dari menghilang hingga memblokir semua aplikasi dan kabur dari instansi yang dihutangi dan kembali ke Indonesia.

Bila saat ini Anda tengah menghadapi situasi pelik berupa utang yang menggunung, jangan dulu berputus asa. Selain dilarang oleh orang tua, berputus asa menandakan Anda belum mencari referensi keuangan dan mencoba menerapkannya.

Cobalah menimbang empat jalan keluar untuk mengatasi persoalan utang Anda.

1. Perpanjangan tenor pinjaman

Bila jatuh tempo utang Anda sudah terlalu dekat bahkan sudah lewat, cobalah untuk meminta perpanjangan jangka waktu pinjaman pada pihak pemberi utang. Misalnya, jangka waktu pinjaman Anda hanya 12 bulan harus lunas. Mintalah permohonan perpanjangan waktu pelunasan menjadi 24 bulan.

Dengan demikian Anda memiliki cukup waktu untuk menyicil utang secara lebih leluasa. Tapi, pastikan perpanjangan jangka waktu pelunasan itu tidak melahirkan tingkat bunga baru, ya.
[ads-post]
2. Menambah utang baru

Dalam kamus keuangan, langkah ini bernama refinancing. Yaitu melunasi utang lama dengan utang baru yang biayanya lebih murah. Tetapi, apakah langkah gali lubang tutup lubang dengan utang ini bakal efektif?

Langkah refinancing bisa efektif bila Anda bisa menemukan utang baru dengan biaya jauh lebih murah. Misalnya, utang kartu kredit Anda lunasi dengan pinjaman tanpa agunan berbunga lebih murah. Dengan hitungan yang tepat, cara ini bisa jadi penyelesaian utang yang tepat.

3. Utang konsolidasi

Cara ini biasanya ditawarkan oleh pihak kreditur pada para pengutang atau debitur. Yakni, debitur mengambil pinjaman baru yang dirancang untuk melunasi utang yang sudah ada. Sedikit mirip dengan nomor 2, bila Anda memilih ini, pastikan biaya utang baru itu ekonomis dan mampu Anda tanggung. Anda perlu meyakinkan pada kreditur bahwa Anda memiliki itikad baik untuk melunasi utang.

4. Agunkan aset

Mengagunkan aset kepada kreditur sebagai jaminan penyelesaian utang, juga dapat menjadi pilihan. Misalnya, mobil, emas, koleksi berharga ataupun rumah. Bila memang cara ini yang Anda tempuh, pastikan nilai aset Anda memang sebanding dengan pelunasan utang Anda.

Misalnya, utang Anda Rp 50 juta. Mengagunkan rumah yang sebenarnya bernilai pasar Rp 700 juta tentu kurang tepat. Lebih baik bila Anda memilih agunan aset yang nilainya tidak terlalu jauh dengan beban utang.

editor redaksi
sumber kompas

Masalah keuangan sering membuat persoalan rumit dalam kehidupan. Pengelolaan pendapatan yang besar sebagai BMI yang tidak baik, bisa menjebak seseorang dalam kondisi tercekik hutang yang menggunung.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close