SUARABMI.COM - Marak kejadian dikalangan BMI baik Hong Kong, Taiwan maupun lainnya yang memanfaatkan waktu libur mereka untuk mencari sumbangan dana dengan alasan yang bejubel dari pembiayaan yatim hingga pembangunan pesantren di Indonesia.

Namun, akhir-akhir ini ada pengakuan dari seorang BMI di Hong Kong yang mengatakan bahwa ada oknum yang memanfaatkan dana sumbangan untuk keperluan pribadinya baik di Hong Kong maupun di Indonesia.

Tim suarabmi.com sempat menelusuri pernyataan salah seroang BMI itu dan mendapatkan sesuatu yang tidak disangka dimana oknum tersebut memakai dana bantuan untuk membeli mobil, kontrakan dan lainnya.
Penjelasan salah seorang saksi yang pernah bekerja kepadanya
"Katanya ustad/ustadzah. Alasan dakwah, membela majelis nya Rasulullah dgn menghalal kan segala cara. Dari dulu slalu galang dana mengatas namakan anak yatim, buat bangun pondok. Padahal kenyataan nya preeet." kata T sebagaiman dikutip suarabmi.com
[ads-post]
Sebut saja namanya K, wanita asal Malang ini di Hong Kong selain menjadi TKI juga sebagai ketua salah satu Pengajian TKW di Causeway Bay.

Sepak ternjangnya dalam dunia sumbang menyumbang sering mencatut nama pesantren terkemuka di Indonesia untuk mendapatkan simpati sesama TKW sehingga mereka mau memberikan sumbangannya kepadanya.

Sempat bermasalah dengan Ustadz Solmed tahun 2013 lalu dimana saat itu ustadz Solmed diundang untuk mengisi pengajian di Hong Kong, namun akhirnya kisruh masalah keuangan dan pernyataannya di Youtube yang mencla mencle juga mendapat tanggapan dari ustadz Solmed.

Dalam aksinya K juga sering membawa nama gusdur dan lainnya tanpa persetujuan dari pihak keluarganya demi memudahkan aksinya mencari sumbangan.
"Banyak yg sudah mau bongkar kebusukan nya mbak, tpi dia terlalu pinter nyrocos dan licik. Pintar membalikan fakta" kata T kepada suarabmi.com

Agus Dardiri pemilik kindo dalam masalah ini juga mengomentari, " Ada ustazah dari TKW HK yang Galang Dana Yatim tapi dipakai sendiri setoran cicilan mobil di kampung, dan menyuruh "santri" nya ngutang bank!? Ngeri ngeri sedap." katanya dalam akun facebooknya

Hingga saat ini, K masih menjalankan aksinya berkedok sumbangan dana, perhatian kepada sahabat BMI untuk lebih mempercayakan sedekahnya pada lembaga yang benar-benar kredibel dan mempunyai ijin demi tersalurnya dana tepat sasaran. save sedekah BMI...!
loading...
loading...

Marak kejadian dikalangan BMI baik Hong Kong, Taiwan maupun lainnya yang memanfaatkan waktu libur mereka untuk mencari sumbangan dana dengan alasan yang bejubel dari pembiayaan yatim hingga pembangunan pesantren di Indonesia.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close