loading...

SUARABMI.COM - Produk gula teh melon yang dijual di pasar dan toko di Taiwan yang diproduksi oleh sebuah pabrik di Kaohsiung ternyata mengandung bahan kimia seperti kapur industri.

Hal ini ditemukan Dinas Kesehatan di Kaohsiung setelah mendapat aduan dan dari hasil pemeriksaan itu pada bulan November lalu ditemukan perusahaan itu mencampurkan bahan kimia pada bahan pembuat gula teh melon.
[ads-post]
Dari temuan ini Dinas Kesehatan Kaohsiung menyita sekitar 10.500 kg teh winter melon serta 300 kg bahan kapur yang digunakan sebagai campuran.

Diketahui setidaknya ada 2,490 kg gula yang telah dipesan toko-toko dan rumah makan di Taiwan, bahkan sebuah waralaba penjual kedai minumanpun telah memasok lebih dari 2.000 kg gula terlarang itu. Pemilik perusahaan terancam denda minimal NT$ 30.000 hingga maksimal NT$ 3 juta.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close