SUARABMI.COM - Sebagaimana dilansir media lokal Taiwan, Nina salah seorang TKW yang bekerja di Taoyuan Taiwan ini merasa diperalat majikannya karena ARCnay dipakai majikan untuk meminjam uang di Bank Taiwan.

Dengan beralasan hanya ARC TKI yang boleh meminjam uang di bank itu dengan program tertentu, majikan Nina yang orang Indonesia itu juga mengirimkan hasil pinjaman ke rekening Indonesia berupa rupiah.

Tak tanggung-tanggung, majikan Nina meminjam senilai 40 juta rupiah dan setiap bulannya harus menyicil NT$ 8430. Anehnya, majikan beralasan hutang bank agar bisa menggaji TKI nya.
[ads-post]
Setelah ditelusuri dan sebagaimana kita ketahui, Bank Taiwan tidak ada yang memberikan fasilitas seperti itu dan biasanya seperti itu adalah Bank rentenir yang menjamur di Taiwan dan sering dimanfaatkan oleh TKI.

Benar saja hal itu terjadi, dan relawan BMI Taiwan berusaha melaporkan hal tersebut ke KDEI melalui Devriel Soegia, Kepala Bidang ketenagakerjaan KDEI Taipei.

Perlu di ketahui, hukum di Taiwan tidak memperkenankan peminjaman identitas untuk transaksi keuangan dan apabila hal ini merugikan korban, maka pelaku dapat dijerat dengan hukuman penjara dan pidana.

Waspadalah sahabat BMI, jangan mudah mempercayakan dan meminjamkan identitasmu kepada orang lain sekalipun itu bos kamu. Masaah uang siapapun bisa menjadi Iblis yang tak dapat dikendalikan. share for care
loading...
loading...

Sebagaimana dilansir media lokal Taiwan, Nina salah seorang TKW yang bekerja di Taoyuan Taiwan ini merasa diperalat majikannya karena ARCnay dipakai majikan untuk meminjam uang di Bank Taiwan.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close