PERHATIAN : JIKA BERITA ATAU ARTIKEL KAMU INGIN DIMUAT DISUARABMI.COM, KAMU DAPAT MENGIRIMKANNNYA MELALUI FORM UNTUK KIRIM BERITA DAN ARTIKEL KAMU DISINI
Banner iklan disini
loading...
loading...

Anak TKW di Taiwan Akan Dapat Subsidi NT$ 17,500 per Bulan
SUARABMI.COM - Pemerintah Taiwan melalui MOL (Ministry of Labour) kembali menegaskan larangan bagi majikan memecat secara sepihak TKA yang kedapatan hamil dan melahirkan serta merawat anak.

MOL kembali menyampaikan kepada para majikan akan denda NT$ 1,5 juta jika hal ini dilanggar oleh majikan di Taiwan.


Tak hanya denda, namun ijin majikan mempekerjakan pekerja asing juga akan dicabut jika majikan terbukti melakukan pelanggaran ini.

Berdasarkan undang-undang di Taiwan, pengusaha tidak diijinkan melakukan deskriminasi atau memecat pekerja asing jika mereka hamil atau melahirkan disaat mereka bekerja di Taiwan.

MOL pada hari rabu (26/4) kemarin kembali menegaskan tentang aturan ini dan mengatakan bahwa pekerja asing yang melahirkan dan mereka mampu membesarkan anak-anaknya, maka mereka diijinkan untuk tinggal bersama anak-anak mereka disela-sela waktu bekerja.
[ads-post]
Jika pekerja mendapat perlakuan yang tidak adil karena hal ini, mereka dapat menghubungi 1955. Tak hanya itu MOL juga telah mensubsidi rumah asuh untuk merawat anak-anak TKA yang melahirkan di Taiwan.

Tak tanggung-tanggung, besaran subsidi mencapai NT$ 17,500 per anak yang memenuhi syarat yang akan dilaksanakan mulai 1 Juni nanti.


Pada sidang komite legislatif, Menteri Tenaga Kerja Lin Mei­chu (林 美 珠) menjelaskan bahwa aturan baru tersebut diajukan atas permintaan Komite Konsultan Hak Asasi Manusia Kantor Presiden dan Eksekutif Yuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada anak­ anak pekerja asing yang ibunya meninggalkan mereka atau tidak mau membawa mereka kembali ke negara asal mereka.

Seperti yang dilaporkan CNA, menurut data pemerintah, jumlah anak yang lahir dari orang asing – termasuk pekerja kerah putih, pelajar dan pekerja migran – di Taiwan mencapai lebih dari 7.000 orang pada periode 2007 sampai Maret 2017.

Pemerintah Taiwan melalui MOL (Ministry of Labour) kembali menegaskan larangan bagi majikan memecat secara sepihak TKA yang kedapatan hamil dan melahirkan serta merawat anak.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close