PERHATIAN : JIKA BERITA ATAU ARTIKEL KAMU INGIN DIMUAT DISUARABMI.COM, KAMU DAPAT MENGIRIMKANNNYA MELALUI FORM UNTUK KIRIM BERITA DAN ARTIKEL KAMU DISINI
Banner iklan disini
loading...
loading...

TKW hina presiden
SUARABMI.COM - Pada masa pemerintahan ‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu ada seseorang yang bertanya kepada beliau, “Kenapa pada zaman kamu ini banyak terjadi pertengkaran dan fitnah (musibah), sedangkan pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak? ‘Ali menjawab, “Karena pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjadi rakyatnya adalah aku dan sahabat lainnya. Sedangkan pada zamanku yang menjadi rakyatnya adalah kalian.”

Itulah sekelumit kisah yang juga dia dialami oleh salah satu Khulafaur Rasyidin dimana dalam masa pemerintahannya banyak fitnah dan pemberontakan.

Era kebebasan informasi dan penggunaan media sosial, rupanya banyak melahirkan hujatan dan kata-kata kasar kepada siapapun yang tidak kita sukai, baik sesama teman hingga ke level pemimpin negara.

Salah satunya adalah yang ditulis oleh pengguna media sosial TKW Hong Kong yang bernama Naumi Syar'i yang mengatakan Presiden saat kunjungan ke Hong Kong dengan sebutan cungkring dan tidak terima dengan cara berbusana Presiden Jokowi.
[ads-post]
Fenomena pengguna media sosial dengan background Islam dan syar'i memang akhir-akhir kerap kali membuat statemen yang sebenarnya bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad, dengan kata-kata yang sangat tidak sopan apalagi dilontarkan kepada seorang pemimpin yang apapun perbuatannya selain menyuruh kepada maksiat kita harus taat.

Rasulullah pun menasihati dengan hadist shahihnya, "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka hendaklah dia berkata yang baik atau hendaklah diam." (HR. al-Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Hurairah)

Dalam hadits lain, Rasulullah juga mengancam dengan hadist Shahihnya, "Sesungguhnya seseorang mengucapkan kalimat dari keridhaan Allah yang tidak diperhatikannya, namun Allah mengangkatnya disebabkan kalimat itu beberapa derajat, dan sesungguhnya seorang hamba mengucapkan kalimat dari kemurkaan Allah yang tidak di-perhatikannya, sehingga Allah melemparkannya disebabkan kalimat itu ke dalam Neraka Jahanam." (HR. al-Bukhari).

So, sahabat BMI, marilah kita bijak menaggapi permasalahan di negeri ini, tetap menggunakan kata-kata yang membangun dan bukan saling menjatuhkan. Karena baiknya pemimpin adalah baiknya kita dan jeleknya juga jeleknya kita semuan. Semakin Baik Rakyat, Semakin Baik Pula Pemimpinnya
[youtube src="OxyjLdHvDoQ"/]

Kenapa pada zaman kamu ini banyak terjadi pertengkaran dan fitnah (musibah), sedangkan pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak? ‘Ali menjawab, “Karena pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menjadi rakyatnya adalah aku dan sahabat lainnya. Sedangkan pada zamanku yang menjadi rakyatnya adalah kalian.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close