PERHATIAN : JIKA BERITA ATAU ARTIKEL KAMU INGIN DIMUAT DISUARABMI.COM, KAMU DAPAT MENGIRIMKANNNYA MELALUI FORM UNTUK KIRIM BERITA DAN ARTIKEL KAMU DISINI
Banner iklan disini
loading...
loading...

SUARABMI.COM - Bisnis Paytren yang menjadikan Ustadz Yusuf Manshur sebagai iconnya kini sudah mulai menjamur di tanah air dan luar negeri dimana hampir 90% diluar negeri dijalankan oleh TKI.

Lalu, bagaimanakah hukumnya bisnis yang juga mencari downline dan mendapat keuntungan dari transaksi downline tersebut? Halal atau Haram? Mari kita simak penjelasan yang telah dibahas sebelumnya oleh berbagai kelompok Islam di Indonesia dan ditampilkan berbagai website Islam terkemuka.

Dari pantauan suarabmi.com, menyimpulkan bahwa bisnis Paytren adalah haram dari sisi muamalahnya. Alasan keharamannya adalah sebagai berikut:[ads-post]
  1. Ada dua transaksi dalam satu akad saat mendaftar (jual beli+ju'alah) yang mana hal tersebut di larang.
  2. Ada income pasif (pendapatan yang bukan dari amal kerja sendiri melainkan berasal dari/disebabkan rekruitmen dan transaksi dari orang lain/downline).
  3. Berpotensi adanya dhoror (merugikan sebagian orang yang tidak dapat downline baru karna telah membayar, meskipun dapat aplikasi pembayaran tetapi penggunaannya harus nyaldo (menyimpan saldo) terlebih dahulu yang berarti harus punya modal, padahal jasa pembayaran lain yang notabene sama sama butuh modal semisal jadi agen/m-banking tidak  perlu membayar, juga keuntungan transaksi pribadi relatif kecil di banding pendapatan dari bisnis MLM-nya yang dapat terus mengalir).
  4. Adanya ketidakadilan dan ghoror (dimana bonus/casback tidak hanya sesuai transaksi usaha sendiri, melainkan juga tergantung  jumlah, rekruitmen dan transaksi dari downline)
  5. Dapat menyebabkan dholim berantai (karna sistem MLM yang bonusnya cukup  menggiurkan jika memiliki downline, maka anggota akan berusaha merekrut anggota baru agar mendapatkan untung, begitu juga bawahannya dan seterusnya tiada habisnya padahal keuntungan yang terus mengalir itu berasal dari amal orang lain).
Untuk lebih detailnya lagi tentang hal ini beserta dalilnya, dapat dilihat di link-link di bawah ini.
  1. TINJAUAN HUKUM BISNIS PAYTREN
  2. TINJAUAN HUKUM BISNIS PAYTREN
  3. Hukum Paytren (Bagian 1) (Bagian 2) (Bagian 3) (Bagian 4)
Nah, itulah sedikit pembahasan tentang Paytren yang banyak dan lagi booming dikalangan TKI saat ini. Semoga berita ini dapat membantu kita untuk lebih memahami lagi.

Sekali lagi, artikel ini hanya sebagai bahan pertimbangan dan kajian yang diambil dari berbagai sumber terpercaya untuk dikaji lebih lanjut lagi. Silahkan baca setiap link yang kami sodorkan untuk menghindari salah tafsir atau multi tafsir.

Untuk keberimbangan, kami juga akan sodorkan link yang membela dan mengatakan Halal. Berikut adalah salah satunya.


Nah, kamu dapat membedakan penjelasan dari masing-masing penjelasan link di atas. Dimana yang lebih masuk akan dan mantab dihati kawan-kawan TKI.

Bisnis Paytren yang menjadikan Ustadz Yusuf Manshur sebagai iconnya kini sudah mulai menjamur di tanah air dan luar negeri dimana hampir 90% diluar negeri dijalankan oleh TKI.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.
close