DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

40 Tahun Merantau Jadi TKI, Akhirnya Bisa Berkumpul Dengan Keluarganya Lagi
SUARABMI.COM Dalam sehari, Tim Perlindungan BP3TKI Makassar memulangkan dua TKI sakit di dua Kabupaten yang berdekatan, yaitu Bantaeng dan Bulukumba. 

Mereka adalah Akmal Sampara (35), TKI pengidap kusta daerah asal kab. Bantaeng, dan Saripuddin Tahir bin Sampara (64), TKI yang dinyatakan mengidap diabetes, gangguan pendengaran dan memiliki riwayat schizophrenia namun kondisinya sudah jauh lebih baik meski masih harus mengkonsumsi obat.

Kedua TKI diserahkan di Helpdesk BP3TKI Makassar di Bandara Sultan Hasanuddin, oleh staf BP3TKI Tanjungpinang, Darman M Sagala, kepada Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Makassar, Imrana Syatar. 

Sebelumnya, kedua TKI diserahkan oleh KJRI Johor Bahru kepada BP3TKI Tanjungpinang setelah mendapatkan perawatan di klinik kesehatan di Johor Bahru.

TKI Akmal Sampara, setiba di Kab. Bantaeng pada pukul 19.30 WITA diserahterimakan kepada Kabid Penta Perlu Lattas Dinsosnakertrans Kab. Bantaeng, Muh. Ikhsan.

Sekitar tiga jam berikutnya, tim Perlindungan BP3TKI Makassar tiba di rumah keluarga Saripuddin Tahir bin Sampara di Desa Lembang Kec. Kajang, Kab. Bulukumba. 
[ads-post]
Proses pencarian rumah Saripuddin sangat terbantu oleh Anggota Polsek Kajang, Abdul Samad yang kebetulan mengenal keluarga Saripuddin.

Suasana haru menyelimuti pertemuan antara Saripuddin dengan Sepupunya, Jumatta yang telah berpisah selama 40 tahun. 

Saripuddin meninggalkan kampung halamannya menuju Malaysia pada tahun 1977, di usianya yang masih 24 tahun. 

Meski terpisah sekian lama, Jumatta masih sangat mengenali sepupunya tersebut sehingga tak ragu memeluknya. 

Hanya Jumatta yang berada di rumah tersebut yang mengenali Saripuddin, karena kedua orang tuanya telah lama meninggal dunia dan saudara-saudaranya telah merantau di berbagai daerah.

Saripuddin sebenarnya merupakan WNI Permanent Resident (PR) di Malaysia dan telah memiliki IC, namun tetap berkeinginan untuk pulang ke kampung halamannya di Indonesia. Selama di Malaysia, Saripuddin pernah menikah tetapi tidak dikaruniai anak. 

Mengenai pendampingan pemulangan TKI hingga ke rumah keluarganya, Kepala Desa Lembang, Akhmad Gamsir, S.Pd menyatakan apresiasinya terhadap tugas dan fungsi BNP2TKI/ BP3TKI yang menurutnya merupakan tugas yang sangat mulia. **bnp2tki

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.