loading...

Aturan Baru di Taiwan, Di Toko dan Supermarket Dilarang Jual Kantong Plastik Karena Hal Ini
SUARABMI.COM - Mulai bulan Oktober, semua hipermarket, supermarket dan toko serba ada di New Taipei akan berhenti menjual tas belanja plastik sekali pakai kepada pelanggan, hal ini dilakukan sebagai bagian dari usaha untuk mengurangi sampah plastik, kata Departemen Perlindungan Lingkungan kota, pada hari Jumat ini.

Program tersebut, pertama kali diimplementasikan pada bulan Mei dalam sebuah percobaan di 21 toko, akan diperluas ke 330 toko lainnya pada bulan Juli, kata departemen tersebut. 

Pada bulan Oktober, semua 2.630 toko di kota akan menjadi bagian dari program ramah lingkungan ini.

Mulai 1 Januari 2018, program ini akan secara resmi diadopsi dan hipermarket, supermarket dan toko serba ada di kota hanya akan diizinkan untuk menjual kantong plastik yang dapat digunakan kembali sebagai kantong sampah bersertifikat untuk pelanggan yang meminta tas belanja sementara. Setiap toko yang diketahui melakukan pelanggaran akan didenda.
[ads-post]
Di bawah sistem "per-bag trash collection fee" yang diterapkan di Taipei dan New Taipei, penduduk diharuskan memasukkan sampah rumah tangga ke kantong sampah bersertifikat agar bisa membuangnya di truk sampah. 

Sejak tahun 2003, Environmental Protection Administration melarang beberapa toko tertentu menyediakan kantong belanja plastik gratis. 

Larangan ini berlaku untuk instansi pemerintah, sekolah, toserba, pusat perbelanjaan, hipermarket, supermarket, toko serba ada dan restoran makanan cepat saji. 

Pada tanggal 1 Januari 2018, larangan tersebut akan diperluas untuk mencakup apotek, toko obat dan kosmetik, toko peralatan medis, pengecer peralatan listrik, kamera, peralatan informasi dan komunikasi, Toko buku dan alat tulis, binatu, toko minuman dan toko roti. **cnataiwan

Mulai bulan Oktober, semua hipermarket, supermarket dan toko serba ada di New Taipei akan berhenti menjual tas belanja plastik sekali pakai kepada pelanggan, hal ini dilakukan sebagai bagian dari usaha untuk mengurangi sampah plastik, kata Departemen Perlindungan Lingkungan kota, pada hari Jumat ini.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close