loading...

Majikan Ini Mengaku Bersalah Karena Aniaya TKW Indonesia Selama 3 Bulan
SUARABMI.COM - Seorang wanita Muslimah berusia 42 tahun mengaku bersalah di sebuah pengadilan di Singapura pada hari Senin lalu karena menyalahgunakan pembantunya selama tiga bulan di tahun 2015 dan 2016 di Malaysia.

Majikan tersebut mengaku bersalah atas enam tuduhan yang menyebabkan sakit hati pada pekerja rumah tangga bernama Intan Atikah atas insiden pada bulan Desember 2015, dan pada bulan Februari dan Maret 2016.

Pengadilan mendengar bahwa tetangga telah melihat anak perempuan berusia delapan tahun dari keluarga tersebut menampar wajah Atikah di depan umum dan mereka terus-menerus mendengar teriakan dan tangisan dari apartemen terdakwa.

Pada tanggal 12 Desember 2015, majikan meludahi Atikah, yang juga beragama Islam, lima kali dan meneriakinya karena tidak menyelesaikan setrika baju pada pukul 09:00.
[ads-post]
Tetangganya memanggil polisi, tapi ketika petugas tiba, wanita itu memeluk pembantunya untuk berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Dia juga memerintahkan Atikah untuk memberitahu petugas bahwa itu salahnya karena tidak menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Belakangan, majikan menginjak kaki kiri Atikah sampai bengkak dan tidak mengijinkannya berobat.

Pada 27 Februari tahun lalu, wanita tersebut memarahi Atikah karena telah gagal mengendalikan anak-anak di sebuah pemakaman, kata  Shin Min Daily News.  Majikan melepas tudung pembantu itu dan membuangnya dan anak perempuannya yang berusia delapan tahun memukul punggung si pelayan.

Pada tanggal 6 Maret tahun lalu, pembantu tersebut terbangun 10 menit terlambat setelah merawat ibu majikannya semalaman. Majikan itu berteriak "jalang" dan "pelacur" kepada Atikah, yang melarikan diri dari apartemen, namun tertangkap dan dibawa kembali oleh pasangan tersebut.

Tetangga memanggil polisi setelah mereka mendengar pembantunya menangis keras, yang kemudian memberi tahu petugas tentang beberapa insiden penganiayaan.

Sebagaimana dilansir Asia Times, Jaksa akan memberikan hukuman masa percobaan empat bulan penjara untuk majikan, yang memiliki riwayat gagal membayar pelayannya tepat waktu. Rapat dengar pendapat dijadwalkan pada  28 Juni nanti.

Seorang wanita Muslimah berusia 42 tahun mengaku bersalah di sebuah pengadilan di Singapura pada hari Senin lalu karena menyalahgunakan pembantunya selama tiga bulan di tahun 2015 dan 2016 di Malaysia.

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Diberdayakan oleh Blogger.
close