DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

Taiwan Wabah Heat Stroke, Begini Cara Pencegahannya
SUARABMI.COM - Di Taiwan gelombang suhu yang amat panas bar-baru ini banyak menyebabkan orang mengalami heat stroke atau suhu tubuh meningkat di atas 40 ° celcius dimana hal ini bisa memicu komplikasi dan kematian sebagaimana dikatakan oleh Healt Promotion Administration (HPA).

Sebagaimana dilaporkan oleh CNA, suhu di Taiwan baru-baru ini mencapai titik nadirnya, tercatat di Chiayi mencapai 36,2°, Banqiao 35,8 °, New taiei City 34,3°, Tainan 34,2°, Kaohsiung 33,6°,  dan Yilan 33,4°.

Dalam periode awal Juni ini (1 s/d 10) setidaknya ada 123 orang dirawat inap akibat heat stroke dimana hal ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Heatstroke dapat disebabkan oleh karena kenaikan suhu lingkungan, atau aktivitas tinggi yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

Beberapa hari yang lalu juga ada TKI yang meninggal akibat Heat Stroke ini. Beritanya baca disini: ABK Asal Indonesia Meninggal Di Kapal Diduga Karena Heat Stroke
[ads-post]
Gejala umum yang menandai serangan heatstroke termasuk mual, kejang, kebingungan, disorientasi, dan kadang-kadang kehilangan kesadaran atau koma.

Cara Pencegahan
  • Tetaplah di dalam ruangan yang sejuk jika memungkinkan
  • Minum air putih dalam jumlah cukup sebelum melakuakn aktivitas di luar ruangan
  • Kurangi mengkonsumsi minuman seperti teh, kopi, alkohol
  • Pakailah pakaian yang ringan, longgar, berwarna cerah, dan menyerap keringat
  • Lindungi diri dari matahari dengan menggunakan payung atau topi saat di luar ruangan
  • Jangan berada di luar ruangan pada saat matahari sedang sangat terik
  • Jika melakukan aktivias di luar ruangan, usahakan untuk sering minum setiap 15 sampai 20 menit

Cara Penanganan Heat Stroke
  • Lepaskan pakaian
  • Turunkan suhu inti (internal) sampal dengan 39°C
  • Gunakan pakaian dingin dan handuk
  • Taruh es pada kulit sambil menyemprot dengan air biasa.
  • Gunakan Selimut Pendingin
  • Masase pasien untuk meningkatkan sirkulasi
  • Posisikan kipas angin listrik sehiugga menghembus pada pasien
  • Pantau secara konstan suhu, dan tanda tanda vital
  • Berikan oksigen dan pasang infus bila ada
  • Segera bawa ke unit pelayanan kesehatan terdekat

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.