DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

Viral Video TKW: Karena Nila Setitik Rusaklah Susu Sebelanga
SUARABMI.COM - Sedih, geram dan kecewa tatkala menonton sebuah video yang lagi viral di Malaysia saat ini. Sampai dini hari 15/06/17 tadi , video tersebut telah ditonton lebih 1,6 juta kali, dibagikan lebih 13 ribu  kali dengan aneka komen pro-kontra lebih dari 22 ribu komentar.

Video tersebut menceritakan tentang seorang pembantu rumah asal Indonesia yang bekerja kepada seorang Datuk kosmetik terkenal sekaligus figur publik di Malaysia. Dinyatakan dalam video yang disiarkan secara langsung via facebook tersebut, bahwa pembantu rumah tadi telah mencuri uang sebesar RM100 dan kain sutera bertabur batu swarozski. Kain sutera bermerk terkenal tersebut dibelinya di Itali , sebagai hadiah buat istri sang Datuk (majikan). Disamping dsiarkan secara langsung di facebook, video tersebut juga diupload di youtube.

Datuk yang mempunyai 4 pembantu tersebut menumpahkan rasa marah dan kecewanya kepada pembantu tadi, karena mengkhianati kepercayaan yang telah diberikan selama ini. Dengan mengatakan bahwa selama ini, beliau telah melayannya dengan baik kepada para pembantunya. Namun salah satu pembantunya telah mengkhianti dengan cara mencuri barangan pribadinya.

Di dalam video tersebut, sang pembantu telah memohon maaf berulang kali, tatkala sang majikan akan memenjarakan dengan memanggil pihak polisi. Adakalanya sang pembantu menyembah-nyembah dengan menghiba di hadapan sang majikan. Namun sang majikan tetap tidak bergeming dengan keputusannya untuk terus memenjarakan sang pembantu yang telah mencuri barang kesayangannya.
[ads-post]
Andaikata saya berada di pihak sang majikan, terus terang saya akan marah dan kecewa, Karena orang yang telah berada di sekelilingnya mengkhianati kepercayaanya. Namun dengan cara menyiarkan secara langsung  di media sosial pribadinya saat-saat menginterogasi pembantunya, telah menimbulkan aneka pro kontra komentar di dalamnya. Apalagi ada komentar-komentar yang melibatkan dan mengaitkan  kerakyatan dan kewarganegaraan seseorang.

Mungkin sang majikan ingin memberikan efek jera kepada sang pembantu, namun secara tidak langsung telah mengaibkan sang pembantu tersebut. Menyiarkan aib secara langsung di media sosial bukan langkah yang elok untuk menumpahkan rasa kecewa dan marah terhadap sesuatu yang dialaminya. Bukannya Nabi Muhammad SAW bersabda , “  Dan barangsiapa yang menutupi (aib)  seorang muslim sewaktu di dunia,  maka Allah akan menutupi (aibnya) di dunia dan akhirat.” ( HR. At-Tirmidzi).

Sang pembantu walau bagaimanapun tetap salah, dan harus diproses secara hukum menurut undang-undang yang berlaku. Serahkan kepada pihak yang berwenang (polisi) agar diusut kesalahannya, andaikata pintu maaf sang majikan telah tertutup rapat. Janganlah ketika kita diberikan kelebihan dan kemuliaan melebihi orang lain, menjadikan kita lebih baik dan merendahkan orang lain. Apalagi sampai menyebarkan keburukan dan aib orang lain di media sosial.

Ini adalah pelajaran yang sangat berharga buat teman-teman TKI di luar sana. Disamping anda bekerja disini, secara tidak langsung anda juga sekaligus berfungsi sebagai duta bangsa yang membawa nama baik negara. Janganlah berbuat keburukan dan sesuatu yang bertentangan dengan hukum suatu negara (kriminalitas), karena disamping berimbas kepada diri anda sendiri dan keluarga, juga berimbas kepada nama baik bangsa kita sendiri.

Orang tua-tua dahulu mengatakan karena nila setitik, rusaklah susu sebelanga, karena kesalahan yang diperbuat beberapa oknum, maka semua TKI ( khususnya Pembantu rumah tangga) disamaratakan dengan oknum tadi. Masih banyak PRT kita yang berkelakuan baik, bahkan tetap menjalin dan menjaga hubungan tali silaturrahim, meskipun telah pulang ke Indonesia.

Sebagai manusia biasa, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Salah dan khilaf tetap menjadi tolak ukur kita dalam menjalani kehidupan ini. Semoga Allah tetap menjaga terbukanya aib dan keburukank ita selama ini. 
Amien
[youtube src="yFYIoHjlPts"/]
Salam Damai Tanpa Prejudis. **ditulis oleh mahfudz tejani

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.