loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - TKW yang berasal dari Indonesia, sebut saja Endang telah bekerja selama 10 tahun pada satu majikan di Singapura namun ia hanya menerima bayaran 2 kali saja selama itu.

Pembayaran itupun tidak diterimanya secara langsung, melainkan dikirimkan oleh majikan ke keluarganya di Indonesia langsung menggunakan rekening kawat.

Endang dilarang liburan dan juga dilarang menggunakan handphone selama bekerja kepada majikan ini selama 10 tahun.
[ads-post]
Sebagaimana diberitakan oleh All Singapure Stuff, Endang selalu meminta kepada majikannya untuk pulang ke Indonesia, namun majikan tidak mengijinkannya dengan menahan paspor dan menjauhkannya dari jangkauan handphone, ia bagaikan tahanan di rumah majikannya.

Dengan bantuan organisasi HOME, sebuah klaim diajukan ke Kementerian Tenaga Kerja dan hari ini dia menerima lebih dari SG$ 40.000.

Kasus seperti Endang tidak akan terungkap jika tidak ada organisasi yang membantunya. Semoga tidak ada Endang - Endang lainnya di luar negeri. 

TKW yang berasal dari Indonesia, sebut saja Endang telah bekerja selama 10 tahun pada satu majikan di Singapura namun ia hanya menerima bayaran 2 kali saja selama itu.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.