DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM Sebanyak sembilan wanita asing yang dipaksa melakukan tindak pelacuran di Taiwan telah berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian Taipei. Dalam sebuah razia yang digelar baru-baru ini, kepolisian setempat melakukan penggerebekkan di sebuah tempat yang diketahui menjadi markas prostitusi dimana dalang dugaan di balik aksi tersebut juga berhasil ditangkap.

Setelah mengumpulkan informasi penyelidikan dari badan intelijen selama beberapa bulan belakangan, polisi mengatakan bahwa pada hari Sabtu (08/07) kemarin beberapa tempat baru-baru ini digerebek, termasuk sebuah usaha properti di daerah New Taipei.

Divisi investigasi tindak kriminal di bawah Departemen Kepolisian Kota Taipei mengatakan pada operasi tersebut, sebanyak 6 orang tersangka ditangkap, termasuk seorang pria Taiwan yang bermarga Chen, yang diyakini sebagai gembong prostitusi. Beberapa perempuan yang dipaksa melakukan pelacuran juga berhasil diselamatkan, diantaranya termasuk korban dari Thailand, Indonesia dan Vietnam.
[ads-post]
Para tersangka saat ini tengah ditahan oleh pihak kejaksaan New Taipei setelah awalnya mengalami proses interogasi oleh pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan dan pengaduan dari masyarakat setempat mengenai keberadaan sebuah markas prostitusi yang berlokasi di New Taipei yang terhubung dengan beberapa tempat prostitusi di daerah lainnya. Pihak kepolisian pada awalnya menangkap seorang pria Taiwan yang bermarga Wu. Ia diduga menjadi makelar yang bertanggung jawab atas wanita asing yang dipaksa untuk menjadi pelacur dan melakukan tindakan prostitusi. Berdasarkan informasi lebih lanjut, pihak kepolisian kemudian segera melacak kepala geng tersebut.

Dari hasil penyelidikan tersebut ditemukan bahwa Chen menipu sejumlah perempuan dari negara-negara Asia Tenggara dengan janji – janji manisnya untuk bekerja di Taiwan. Namun, saat para wanita asing ini tiba di Taiwan, paspor mereka diambil dan mereka ditahan di suite atau motel oleh anggota geng yang merupakan kaki tangan Chen.

Sekelompok geng tersebut ditemukan menggunakan narkoba untuk mengendalikan wanita – wanita asing ini. Sehingga mereka berada di bawah kendali Chen yang memaksa mereka untuk melakukan tindak pelacuran. Polisi juga menambahkan bahwa korban yang ditangkap diketahui juga termasuk sebagai salah seorang pekerja migran ilegal yang melarikan diri.

Selama penyelidikan, pihak kepolisian menemukan bahwa sekelompok geng tersebut memasang iklan layanan seks di forum online, dengan harga layanan dimulai dari 1.800 sampai 3.000 dollar Taiwan.

Sumber : FocusTaiwan/indogo

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.