DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Lebih dari 1000 warga negara Indonesia (WNI) bersiap menghadapi hukuman karena menjadi pendatang asing tanpa izin (PATI) atau ilegal.

Mereka ditangkap Otoritas Malaysia dan terancam hukuman penjara. Mereka pun harus membayar denda. Khusus untuk lelaki pun menerima hukuman cambuk.

Pihak Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau mengimbau WNI pelanggar imigrasi yang tinggal di Sabah, Malaysia, agar menyerahkan diri.

WNI yang terbukti melanggar keimigrasian Malaysia diberi hukuman kurungan minimal tiga bulan dan denda maksimal RM 10 ribu (sekitar Rp 31 juta). Sedangkan yang laki-laki akan ditambah hukuman cambuk.

Untuk itu, KJRI Tawau telah menyediakan layanan pengurusan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) dengan program serah diri tanpa dipungut biaya alias gratis.
[ads-post]
"KRI Tawau hanya menawarkan dan memberikan imbauan kepada TKI ilegal yang berada di Sabah, Malaysia. Serah diri merupakan program dari Imigrasi Malaysia," jelas Staf Teknis Imigrasi KRI Tawau Ujo Sujoto.

Sementara itu, Kepala Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu Akhmad DH Irfan mengatakan, WNI yang terjaring operasi PATI itu setelah berakhirnya program rehiring akhir Juni lalu.

Berdasar data yang diterima KJRI Kota Kinabalu, tercatat 750 WNI ditahan di PTS Tawau. Kemudian, 122 orang ditahan di PTS Kota Kinabalu, 113 orang di PTS Papar, dan 54 orang di PTS Sibug Sandakan.

"Berdasar data terakhir Jumat lalu (14/7), jumlah mereka yang ditahan 1.039 orang. Jumlah tersebut dipastikan bertambah. Sebab, pemerintah Malaysia terus melakukan operasi terhadap PATI," ujar Akhmad.

Dijelaskan, sejak dilakukan operasi besar-besaran, KJRI Kota Kinabalu terus memantau WNI yang bekerja di perkebunan kelapa sawit. Pihak KJRI juga berkoordinasi dengan imigrasi dan otoritas keamanan Sabah guna memastikan WNI yang ditangkap. (jawapos)

Lebih dari 1000 warga negara Indonesia (WNI) bersiap menghadapi hukuman karena menjadi pendatang asing tanpa izin (PATI) atau ilegal.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://plus.google.com/u/0/photos/115157821366086931748/albums/profile/6295477770107479810} SuaraBMI.com is Choice news updates about all things Indonesian's Migrant as well as trending topics in the Indonesian's Migrant social media sphere. {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi} {twitter#https://twitter.com/suarabmi} {google#https://plus.google.com/u/0/+suarabminews} {pinterest#https://www.pinteres.com} {youtube#https://www.youtube.com} {instagram#https://www.instagram.com}
Powered by Blogger.