DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Taiwan memang 'Tikungan Tajam' dan bila rem tidak pakem sudah dapat dipastikan akan slip bahkan bisa menabrak dan berujung pada kehancuran armada rumah tangga yang telah lama dibangun karena terkena benturan benda baru.

Hal ini memang tak dapat dipungkiri, keberadaan TKI di Taiwan yang didominasi asal Indonesia baik laki-laki maupun perempuan membuat mereka mudah berinteraksi hingga saling memperhatikan karena merasa senasib seperjuangan di negeri orang yang jauh dari keluarga, hingga berujung pada cinta lokasi.

Parahnya, bila tambatan hati baru ditemui dinegeri seberang, yang lama lupa dan dilupakan dengan berbagai alasan yang tak pernah dimengerti, hingga anak pun jadi korbannya.

Hal ini juga dialami oleh SN, yang saat ini berada di rumah Cirebon bersama dengan anaknya yang belum pernah sekalipun melihat wajah ayahnya, pasalnya dari belum lahir ia ditinggal kerja di Taiwan oleh ayahnya.

ARyang berasal dari Magetan Jawa Timur yang merupakan suami sah SN, rupanya tertarik dengan wanita lain di Taiwan hingga AR melupakan segalanya bahkan melupakan sosok anak yang lahir dari semburan air maninya. AR pun mencoba mengirimkan pengacara untuk memutus hubungan dengan SN.
[ads-post]
SN bersama AW, anaknya

SN yang mengetahui hubungan gelap suaminya di Taiwan itupun merasa sakit hati dan rasa sakit itu hampir tak berujung. "hancur, sakit dan gak bisa diungkap dengan kata-kata" Ujar SN kepada redaksi suarabmi.com

SN yang mengetahui perselingkuhan suaminya melalui media sosial itu hanya berpesan kepada suaminya yang telah kintil wanita lain agar tidak melupakan anaknya, bagaimanapun hadhonah (pembiayaan) anak itu tetap pada tanggung jawab seorang ayah, bahkan hingga akhir hayat, nasab seorang anak tidak akan bisa diputus walaupun dengan istri sudah terputus.

SN mengaku, AR di Taiwan tak sepeserpun pernah membiayai anaknya. Entah apa yan terjadi, anak yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya ia lepas begitu saja.

SN berharap AR bertanggung jawab terhadap anaknya, apapun yang terjadi Anton Wijaya adalah anak AR yang lahir dari semburan air mani AR dan akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak.

AR sadarlah kalau engkau juga mempunyai anak bernama Anton Wijaya.

Taiwan memang 'Tikungan Tajam' dan bila rem tidak pakem sudah dapat dipastikan akan slip bahkan bisa menabrak dan berujung pada kehancuran armada rumah tangga yang telah lama dibangun karena terkena benturan benda baru.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.