loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Dua orang warga Bangladesh saling tikam dan akhirnya keduanya terbunuh (10/9) di Malaysia karena memperebutkan seorang wanita tenaga kerja asal Indonesia bernama karyati.

Keduanya berinisial G dan J yang diduga sama-sama memiliki ketertarikan terhadap Karyati, BMI Malaysia asal Tajinan, Malang Jawa Timur.

Kepala Kepolisian Daerah Selangor, Datuk Mazlan Mansor membenarkan peristiwa berdarah tersebut.  Petugas kepolisian yang datang ke TKP usai menerima laporan, mendapati kondisi keduanya sudah bersimbah darah dengan luka parah di beberapa bagian tubuhnya.

“Saat petugas datang ke tkp, salah satu sudah meninggal dunia, sedangkan satunya dalam kondisi kritis. Namun saat dilarikan ke rumah sakit,  G, menyusul rekannya J, menghembuskan nyawa terakhir di ruang ICU rumah sakit Selangor” terang Mansor.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (10/09) dinihari waktu Selangor. G dan J terlibat perseteruan yang berujung pada saling serang dengan senjata tajam setelah sejak sore harinya keduanya sempat terlihat cekcok mulut.
[ads-post]
“Saksi yang kami periksa, memberi keterangan, G dan J sama-sama menyukai perempuan yang sama, pekerja pabrik makanan asal Indonesia. G dan J mengenal pekerja Indonesia tersebut saat mereka bertiga sama-sama bekerja di sebuah pabrik produsen bantal” terang Mansor

Mansor menambahkan, api penyulut pertikaian diduga saat ketiga orang tersebut (Karyati, G dan J) terlibat aktifitas bersama sama dalam acara masak memasak daging kurban di mess Karyati bersama belasan orang pekerja lainnya pada peringatan Idu Adha seminggu yang lalu.

“Mbak Karyati ini sebenarnya sudah jutek dengan ulah kedua bangla tersebut. Sudah sejak lama keduanya berusaha mengambil hati mbak Karyati, tapi mbak Karyati tidak pernah menanggapi. Bahkan Mbak Karyati sampe berpindah tempat kerja” terang Dini, rekan sekerja Karyati.

Dini menambahkan,  Minggu siang (03/09) G dan J datang tidak bersamaan. Kebetulan, di mess tempat Karyati sekarang tinggal, ada juga pekerja Banglades yang tinggal di tempat tersebut. Warga Banglades yang tinggal di mess sekarang inilah yang menurut Dini menjadi awal terbongkarnya posisi Karyati setahun terakhir.

Sampai saat berita ini diturunkan, Polisi masih intens melakukan pendalaman dan memeriksa saksi-saksi, termasuk Karyati. Polisi belum menetapkan siapa tersangka, namun Polisi telah menahan K, pekerja Banglades yang menurut Dini diduga menjadi awal pertikaian.

Karyati sendiri saat ini dalam perlindungan NGO Buruh Migran karena kondisinya yang shok akibat kejadian tersebut. (red/APP)

Dua orang warga Bangladesh saling tikam dan akhirnya keduanya terbunuh (10/9) di Malaysia karena memperebutkan seorang wanita tenaga kerja asal Indonesia bernama karyati.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.