loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) pada hari Jum'at kemarin mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan amandemen terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan untuk lebih memperkuat perlindungan terhadap pekerja asing. 

Hsueh Chien-chung (薛 鑑 忠), pejabat dari Manajemen Tenaga Kerja Lintas Batas MOL, mengatakan pada hari Jumat (1/9) dalam sebuah wawancara telepon dengan CNA bahwa denda untuk mempekerjakan pekerja asing ilegal saat ini dihitung berdasarkan kasus per kasus, sedangkan di masa depan mereka akan menjadi berdasarkan jumlah pekerja asing yang dipekerjakan secara ilegal. 

Sebelumnya sebagaimana telah diatur dalam undang-undang, denda bagi majikan yang mempekerjakan tenaga ilegal adalah antara NT $ 150.000 (US $ 4.985) sampai NT $ 750.000 (US $ 24.925) terlepas dari apakah satu atau 10 pekerja asing ilegal yang dipekerjakan. Setelah amandemen baru mulai berlaku, denda akan dikalikan dengan jumlah pekerja asing ilegal yang dipekerjakan.

Hsueh memberi contoh: jika seorang majikan mempekerjakan 20 pekerja asing ilegal, dendanya antara NT $ 3 juta dan NT $ 15 juta. 

Hsueh mengatakan juga akan ada ketentuan untuk menghalangi pengusaha menyita kartu identitas dan paspor pekerja asing. 
[ads-post]
Dia mengatakan bahwa tanpa alasan yang tepat untuk melakukannya, pengusaha akan didenda NT $ 60.000-NT $ 300.000 dan dilarang mempekerjakan pekerja asing. 

Sebagai tambahan, pejabat tersebut mengatakan, jika seorang agen tenaga kerja dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual, melecehkan secara seksual atau terlibat dalam perdagangan pekerja asing, denda sebesar NT $ 300.000 - NT $ 1,5 juta akan dibatalkan dan orang tersebut dilarang bekerja sebagai agen tenaga kerja

Jika pemberi kerja atau penerima perawatan dinyatakan bersalah melakukan pelecehan seksual atau terlibat dalam perdagangan pekerja asing, mereka tidak memenuhi syarat untuk mempekerjakan pekerja tersebut selama 2-5 tahun, dan pelanggar berulang tidak memenuhi syarat untuk hidup. 

Jika agen tenaga kerja diketahui memiliki pengetahuan sebelumnya tentang tindakan pelecehan oleh majikan namun gagal mengungkapkannya kepada pihak berwenang dalam waktu 24 jam, mereka akan dikenai denda NT $ 60.000 - NT $ 300.000. 

Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) pada hari Jum'at kemarin mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan amandemen terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan untuk lebih memperkuat perlindungan terhadap pekerja asing. 

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.