loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Pada tanggal 1 September lalu Kementerian Tenaga Kerja Taiwan (MOL) mengatakan bahwa mereka akan melakukan amandemen UU ketenagakerjaan untuk lebih memperkuat perlindungan kepada para pekerja Asing di Taiwan, termasuk ketentuan pengusaha, majikan atau agensi menyita atau menahan identitas dan paspor pekerja asing.

Hsueh Chien-chung (, 薛 鑑 忠), pejabat dari MOL's Cross-Border Workforce Management mengatakan bahwa tanpa memberikan alasan yang tepat jika agensi atau pengusaha/ majikan menyita identitas pekerja asing mereka akan didenda NT $ 60.000-NT $ 300.000 (US $ 1.993 - AS $ 9.969) dan dilarang mempekerjakan pekerja asing.

Sudah menjadi rahasia umum saat ini bahwasannya pengusaha Taiwan mebuat surat pernyataan dimana pekerja asing harus menyerahkan semua identitas kepada laupan mereka selama kontrak kerja, walaupun hal ini mendapat penentangan dari pekerja asing, namun praktek itu masih berlangsung hingga saat ini.

Namun, demi meningkatkan perlindungan kepada pekerja asing, MOL tahun ini berencana menghilangkan praktek tersebut melalui amandemen UU ketenagakerjaannya.
[ads-post]
Dalam amandemen tersebut tertuang pasal yang bunyinya, 'Majikan tidak berhak memegang surat identitas, izin kerja, dokumen pendukung lainnya, atau informasi pribadi dari pelamar kerja atau karyawan. Namun, dalam kondisi tertentu, dokumen dapat ditahan sementara'

Namun yang dimaksud alasan yang sah tersebut Hsueh belum bisa menjelaskan secara rinci karena masih di godok dalam rancangan amandemen.

Selain itu, agensi yang terbukti terlibat dalam kasus pecehan seksual atau perdagangan orang akan dikenakan denda antara NT $ 300.000 - NT $ 1,5 juta dan agensi tersebut tidak akan diijinkan kembali merekrut pekerja baru.

Begitu juga jika majikan terbukti melakukan pelecehan seksual atau perdagangan orang, mereka tidak lagi bisa mempekerjakan pekerja asing selama 2,5 tahun dan jika terulang maka seumur hidup akan dicabut ijinnya.

Dengan amandemen ini diharapkan perlindungan kepada pekerja asing di Taiwan akan lebih terjamin dan diperhatikan.

'Majikan tidak berhak memegang surat identitas, izin kerja, dokumen pendukung lainnya, atau informasi pribadi dari pelamar kerja atau karyawan. Namun, dalam kondisi tertentu, dokumen dapat ditahan sementara'

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.