loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM Penemuan mayat seorang laki-laki di tengah jalan antara Desa Madajaya dengan Desa Gunungsari, Kecamatan Way khilau, Kabupaten Pesawaran Lampung pada 14 Agustus silam, kini telah menemukan titik terang. Bukan hanya jati diri korban yang terungkap, pelaku sekaligus motif pembunuhan ikut terurai jelas.

Adalah Bambang Hermanto (35 tahun) warga Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong,Kabupaten Pesawaran yang diketahui menjadi salah satu anggota fasilitator desa di desanya yang menjadi korban pembunuhan. Bapak satu anak ini sudah sekian tahun lamanya ditinggal istrinya menjadi BMI di Hong Kong.

Sebagaimana yang diberitakan oleh pesawaran online, saat mayatnya ditemukan warga, Bambang dalam kondisi menderita luka sayatan. Lehernya nyaris putus digorok senjata tajam.

Hasil pemeriksaan TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, Polisi yang menangani kasus ini menemukan titik terang. Perburuanpun dilakukan. Dan hasilnya, 6 orang pelaku berhasil diamankan.

Kapolres Pesawaran AKBP M Syarhan mengatakan,pelaku berhasil ditangkap dalam pelariannya ke OKU Sumatera Utara berkat kerjasama Polda Lampung dengan Polda SUMUT pada Senin (05/09) kemarin.

“Saat ini, pelaku yang telah tertangkap sudah kami tahan di sel tahanan mapolres Pesawaran” terang Syarhan kepada awak media pada Sabtu (09/09) kemarin.

Syarhan menambahkan, dirinya masih enggan menyebutkan jatidiri pelaku demi kelanjutan dan pengembangan penyelidikan. Polisi hanya menyebutkan jatidiri dari otak pembunuhan, yaitu Muhromi alias Romi (28) warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Way Khilau Pesawaran.

“Motif pembunuhan ini diduga karena asmara segitiga.” jelasnya
[ads-post]
Sebuah sumber yang enggan disebut jati dirinya memaparkan kepada pesawaran online, korban Bambang Hermanto digorok dengan alasan terlibat kasus cinta segitiga.

“Bambang ini bawa cewek biduan, nah mungkin pacar biduan itu cemburu dan melampiaskan kemarahannya. Tapi, saya tidak tahu persisnya seperti apa. Karena ini baru perkiraan teman-teman saja, ” kata narasumber yang enggan ditulis namanya.

“Sepertinya, pembunuhan ini terencana. Dan istri Bambang yang di luar negeri (Hong Kong) ikut mendukung dibelakangnya” imbuhnya.

Sumber tersebut menyatakan, selama ini istri Bambang yang di Hong Kong sering berkomunikasi dengan beberapa warga menanyakan perihal kelakuan suaminya. Beberapa orang yang diiajak komunikasi, menyatakan kemarahan istri Bambang dengan perselingkuhan yang dilakukan, bahkan beberapa dari mereka pernah menerima kalimat, istriBambang ingin menghabisi nyawa suaminya.

Penemuan mayat seorang laki-laki di tengah jalan antara Desa Madajaya dengan Desa Gunungsari, Kecamatan Way khilau, Kabupaten Pesawaran Lampung pada 14 Agustus silam, kini telah menemukan titik terang. Bukan hanya jati diri korban yang terungkap, pelaku sekaligus motif pembunuhan ikut terurai jelas.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.