loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Sekelompok BMI di Hong kong mengatakan kalau mereka bosan menghabiskan waktu liburan mereka dengan jalan-jalan ditaman atau duduk dibawah jembatan karena terkena panas dan polusi.

Mereka memtuskan untuk menyewa sebuah rumah di Tan Kwai Tsuen di Yuen Long dan menjadikannya tempat istirahat bersama untuk melepas kelelahan setelah sepekan bekerja.

Adalah Fitri dan Solesih, diantara BMI itu mengatakan tingginya rumah hanya 100kaki persegi dengan peralatan seadanya yang sering mereka sebut rumah sehari yang mereka pakai hanya satu hari di hari libur.

Ini adalah pekerjaan yang sulit kata mereka, tapi mereka lebih suka bekerja di luar negeri daripada tinggal di kota asal mereka, di mana gaji tidak cukup bagi mereka untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka dan  membangun rumah untuk keluarga mereka.
[ads-post]
Ada banyak kasus pembantu rumah tangga yang berakhir dengan rumah rusak atau perceraian karena mereka di luar negeri, seperti ketika suami mereka meninggalkan mereka atau anak-anak mereka menjadi nakal tanpa bimbingan ibu mereka.

Tapi Fitri dan Solesih bersyukur anak mereka ternyata baik-baik saja. Solesih mengatakan bahwa anaknya sekarang adalah seorang apoteker sementara putrinya adalah seorang asisten medis. 

Kembali ke rumah liburan mereka di Tan Kwai Tsuen, Fitri mengatakan bahwa dia dan kelima temannya menyewa tempat itu seharga HK $ 850 sebulan, yang berarti masing-masing harus membayar sekitar HK $ 140.

Itu tidak begitu mahal, mengingat itu memiliki AC, lemari es, kompor dan peralatan lainnya. Mereka kebanyakan bekerja di Tsing Yi dan Tsuen Wan dan akan berkumpul di rumah untuk tidur, bernyanyi dan memasak, sampai saatnya mereka kembali ke rumah majikan mereka.

Sebenarnya, lebih murah menghabiskan liburan mereka di dalam rumah kontrakan mereka. "Jika masing-masing memberi kontribusi HK $ 100, kita bisa menyiapkan makan malam besar," kata Fitri.

"Kami tidak saling mengenal dengan baik sebelum pertemuan rutin kami di sini, tapi sekarang kami merasa seperti anggota keluarga." kata Solesih.

Sekelompok BMI di Hong kong mengatakan kalau mereka bosan menghabiskan waktu liburan mereka dengan jalan-jalan ditaman atau duduk dibawah jembatan karena terkena panas dan polusi.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.