DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM Sebuah kecurangan yang dilakukan jasa penukaran uang (Money Changer) di kawasan pusat perbelanjaan Riverside Point, Sengkang Singapura baru-baru ini dikorankan oleh pelanggannya. Seorang pria warga Singapura membeberkan kecurangan Money Changer tersebut pada harian Shin Min Daily Singapura dan beberapa media lokal lainnya lantaran merasa telah dua kali dirugikan.

Pria tersebut menyadari telah dua kali dirugikan setelah pembantunya warga Vietnam dan warga Indonesia secara berurutan menjadi korban kecurangan yang dilakukan oleh petugas money changer di kawasan itu. Menurut pengakuan pria tersebut, modus kecurangan yang dilakukan adalah dengan memasang nilai tukar dibawah standart nilai tukar yang sedang berlaku pada hari itu.

Dari hasil kecurangan tersebut, kedua pembantu pria Singapura ini menderita kerugian hingga puluhan dolar Singapura. Pria itu mengancam akan melaporkan Jasa Money Changer ke Asosiasi Konsumen Singapura jika tidak mau menggunakan standart nilai tukar yang berlakku pada hari saat pembantunya menukarkan uang dan jika setelahnya diketahui masih melakukan praktek curang.
[ads-post]
Menelusuri kejadian seperti ini, Triyana, BMI Singapura asal Jawa Timur mengatakan bahwa memang kejadian seperti itu sering sekali terjadi di Singapura. Triyana menyebut, money changer nakal bukan hanya dikawasan tersebut. Masih ada beberapa money Changer nakal yang dia ketahui di beberapa kawasan lainnya.

“Mereka (jasa money changer) itu banyak yang melakukan kecurangan saat yang menukarkan uang itu PRT. Mungkin mereka menganggap, semua PRT itu bodoh, lemah sehingga mereka jadikan korban kecurangan” tutur Triyana.

Triyana menghimbau, kepada BMI di Singapura, agar waspada, teliti dan berhati-hati jika hendak menukarkan uang di money changer supaya tidak menjadi korban kecurangan. (SMD)

 Sebuah kecurangan yang dilakukan jasa penukaran uang (Money Changer) di kawasan pusat perbelanjaan Riverside Point, Sengkang Singapura baru-baru ini dikorankan oleh pelanggannya. Seorang pria warga Singapura membeberkan kecurangan Money Changer tersebut pada harian Shin Min Daily Singapura dan beberapa media lokal lainnya lantaran merasa telah dua kali dirugikan.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.