DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Mariam (32)  TKW  asal Desa Bandar Agung Rt. 053/018, Bandar Sribhawono Lampung Timur di diagnosa menderita sakit syaraf (Stroke) oleh Rumah Sakit yang merawatnya di Taiwan.

Menurut sang suami, Mariam dirawat selama 7 hari dalam kondisi koma di RS Daerah, karena tak kunjung sadar Mariam dirujuk ke RS. Linkau di wilayah Taipe.

Dalam kondisi koma Mariam dirawat dan didampingi oleh sahabat sahabatnya sesama TKW, hingga sang suami datang menjemput untuk dibawa pulang ke Indonesia.

Setelah 33 hari dirawat akhirnya Mariam dibawa pulang oleh suami dengan bantuan pihak Agensi yang membiayai.

TKW yang sudah bekerja selama 2 tahun sebagai pembantu rumah tangga (PRT)  itu tiba di rumah pada pukul 02.00 Wib. dini hari dengan mengendarai mobil dari Bandara Soekarno Hatta,  setelah sebelumnya diterbangkan dengan pesawat dari Taiwan pada 30 september 2017.

“Saya berangkat dari Indonesia itu tanggal 31 Agustus 2017, sampai di Taiwan istri saya sudah dirawat Di RS yang kedua di daerah Taipe, Selama disana biaya perawatan itu dibantu oleh teman teman sesama TKI dan juga donatur warga negara Taiwan. ” ujar Zainal dikediamannya Minggu (01/10)
[ads-post]
“Selama ini dari pihak majikan malah tidak pernah membantu, bahkan gaji istri saya yang 2 bulan dan uang santunan yang katanya mau diberikan sampai sekarang tidak ada kabar.” ungkapnya.

Zainal pun berharap agar gaji dan uang santunan yang dijanjikan oleh pihak agensi dapat segera diberikan. ” Bapak bapak bisa lihat kondisi istri dan keadaan kami, kami sangat butuh biaya itu untuk membawa istri saya ke rumah sakit.” Imbuh Zainal.

Saat ini kondisi Maryam sangat memprihatinkan karena untuk makan dan minum harus memakai selang, Ia hanya bisa mengerang saat memanggil sang anak Fitriana dan suami.

Melihat kondisi sang ibu yang hanya terbaring Fitriana merasa sedih dan tak mau meninggalkan sang ibu dari dalam kamar, ” Saya disini saja om, saya akan rawat ibu saya sampai sembuh,” kata dia sambil mengusap air mata.

Dari pantauan dan dari keterangan kerabat yang ada di lokasi, hingga saat ini belum ada satupun pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur maupun Propinsi Lampung yang menyambangi rumah Mariam,

“Mariam ini TKW  resmi lho pak,  kok tidak ada perhatian dari pemerintah, selama ini yang ngurusin malah teman temannya sesama TKW disana. Lah kau begini apa tugasnya pemerintah, sebagai TKW itu kan menghasilkan pemasukan untuk negara tapi kalau ada musibah kok dibiarkan saja. ” Kata salah satu kerabatnya. | lampungterkini

Selama ini dari pihak majikan malah tidak pernah membantu, bahkan gaji istri saya yang 2 bulan dan uang santunan yang katanya mau diberikan sampai sekarang tidak ada kabar.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.