loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Sebuah keluarga Prancis yang tinggal di Singapura meminta anggota masyarakat untuk membantu mereka membantu biaya pengobatan pembantu rumah tangga asal Filipina mereka, yang baru-baru ini menderita stroke dan telah berada di rumah sakit sejak 4 Oktober.

Pagi itu, pembantu bernama Liza ditemukan oleh pembantu rumah tangga lain yang terbaring di tempat tidur dalam kondisi kaku dan tidak bergerak, meneteskan air liur dan dengan matanya terbuka lebar.

Majikan perempuan merasa khawatir dan meminta bantuan. Petugas paramedis melakukan resusitasi kardiopulmoner di Liza saat mengantar dia ke Rumah Sakit Umum Singapura.

Dia didiagnosis menderita stroke, dan dioperasi tiga kali dalam tiga hari untuk menghilangkan bekuan darah dari otaknya. Liza sudah sadar namun lemah, tetap di bawah perawatan intensif di rumah sakit.
[ads-post]
Edward, 42, spesialis teknologi informasi, mengatakan kepada surat kabar bahwa pelayan tersebut dicintai oleh ketiga anaknya meskipun dia baru bekerja untuk keluarga selama enam bulan.

Dia mengatakan bahwa Liza adalah orang yang bertanggung jawab yang dapat diandalkan untuk mengurus anak-anak, sehingga orang tua lebih banyak waktu dan kebebasan. 

Dia menambahkan bahwa dia menganggapnya sebagai keluarga, dan sekarang giliran mereka untuk merawatnya dengan baik.

Helen, 39, sepupu TKW, yang juga merupakan pembantu rumah tangga di Singapura, mengatakan bahwa Liza menjalani gaya hidup sehat dan berolahraga secara teratur pada akhir pekan. Dia kaget saat mengetahui penyakit Liza.

Liza juga merupakan tulang punggu keuangan keluarganya di Filipina, di mana dia menanggung enam adik laki-laki dan perempuan.

Menurut majikannya, biaya pengobatan Liza bisa mencapai S $ 100.000 (US $ 73.700) karena dia diperkirakan tinggal di rumah sakit selama tiga minggu lagi.

Karena itulah, mereka telah berupaya menggalang dana dari masyarakat, dan majikan mendapatkan S $ 10.000 hanya tiga hari setelah saja dari masyarakat.

Sebuah keluarga Prancis yang tinggal di Singapura meminta anggota masyarakat untuk membantu mereka membantu biaya pengobatan pembantu rumah tangga asal Filipina mereka, yang baru-baru ini menderita stroke dan telah berada di rumah sakit sejak 4 Oktober.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.