loading...
DAPETIN UPDATE BERITA MELALUI LINE DENGAN FOLLOW TOMBOL DIBAWAH INI
Tambah Teman
loading...

SUARABMI.COM - Harapan seorang wanita asal Madiun, Jawa Timur, untuk hidup bahagia bersama suami dan anak sepulangnya dari Hong Kong pupus sudah. Setelah sakit-sakitan akibat jatuh dari kamar mandi saat di Hong Kong, ia justru dicerai suaminya.

Wanita malang itu bernama Endang Wahyuni, warga Tambakmas, Kebonsari, Madiun. Sudah setahun ini, ia keluar masuk rumah sakit (RS) untuk terapi dan berobat, karena saraf otaknya cedera.

Kisah hidupnya yang pilu diviralkan oleh akun Facebook Relawan Sosial Peduli Kemanusiaan. Seperti dikutip dari postingan tersebut, Endang pernah dirawat selama dua minggu di Hong Kong.

Namun, itu belum dapat menyembuhkan sakitnya. Setelah dirawat pun, Endang masih sakit-sakitan sehingga ia dipulangkan ke Indonesia.

Berikut postingan akun tersebut.

"Jatuh sakit saat jadi TKW, dipulangkan ke Indonesia karena sering sakit-sakitan. Setelah di Indonesia diceraikan oleh suaminya.
[ads-post]
Namanya Endah Wahyuni. Terkena penyakit syaraf otak . Cerai dg suami di saat beliau sering sakit-sakitan . Saat ini mbak Endah tinggal bersama orang tuanya yg sudah tua .

Awal sakit ini, jatuh dikamar mandi, pernah opname disana 2 minggu habis itu q dipulangkan karna q sakit, itu sewaktu q kerja dihongkong. Sesampainya aku dirumah, aku sering sakit-sakitan dan di rawat di RS, hingga suami menceraikan aku. 

Sampai sekarang q dirumah sama bapak krn ibuku baru tiada udah 100 harinya ini. Q skrg perlu tuk biaya krs N mkn hari 2 n yg bisa cari tuk mkn awal nya saya. Skrg q sakit ya seadanya dulu. Alhamdulillah anak ku dirawat org tua suami ku yg dulu. Ungkap Mbah Endah .

Bagi sahabat peduli yang ingin berbagi kasih terhadap mbak Endah. Bisa kirim bantuan ke nomor rekening BRI 634901004085531 a/n darmo misiran (ortu mbak Endah) Konfirmasi ke wa mbak Endah 081331693445 .

Atau yang ingin berkunjung di kediaman mbak Endah  Alamatnya  Endah wahyuni Rt:14 rw:1 tambakmas kebonsari Madiun Jatim  SALAM PEDULI KEMANUSIAAN."

Meskipun sudah mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan, tetapi uangnya habis untuk biaya akomodasi selama berobat, seperti transportasi dan sebagainya.

Saat ini ia sama sekali tak dapat bekerja, karena karena penglihatannya berkurang dan jalan sempoyongan.

"Saya punya satu putri berusia sembilan tahun. Sekarang dirawat orangtuanya mantan suami. Saya berharap saya bisa sembuh seperti semula," tutur wanita 36 tahun itu. | tribune

Harapan seorang wanita asal Madiun, Jawa Timur, untuk hidup bahagia bersama suami dan anak sepulangnya dari Hong Kong pupus sudah. Setelah sakit-sakitan akibat jatuh dari kamar mandi saat di Hong Kong, ia justru dicerai suaminya.

Post a Comment

Suara BMI

{picture#https://4.bp.blogspot.com/-d815yzHBHls/WT4_fgfVgdI/AAAAAAAALNY/b6WBmhQn55kw2Ax8-1iwXe1qF30zmlIsgCLcB/s1600/Untitled-1.png} Suara BMI adalah portal berita Buruh Migran Indonesia di Luar Negeri yang menyajikan berita seputar BMI dan kehidupannya dari berbagai sudut pandang, kredibel dan independen {facebook#https://www.facebook.com/suarabmi/} {twitter#https://www.twitter.com/suarabmi/} {google#https://plus.google.com/+EniLestarisbmi} {pinterest#https://id.pinterest.com/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCWS5cxHkSUsQcT2zWwn4OEA} {instagram#https://www.instagram.com/suarabmi}
Powered by Blogger.