SUARABMI.COM - Dapur yang berantakan mungkin adalah hal terakhir yang tak diinginkan pekerja rumah tangga asing di Hong Kong pada hari Minggu malam di akhir liburan mereka saat kembali ke rumah majikannya.

Beberapa bulan yang lalu, sebuah halaman Facebook bernama "OFWs in HongKong" memasang beberapa gambar dapur yang berantakan dan mengeluh bahwa banyak pekerja rumah tangga tidak dapat menikmati liburan lantaran seharian capek liburan pulang kerumah majikannya melihat dapir berantakan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah pengusaha memiliki hak untuk meminta pembantu mereka untuk membantu membersihkan dapur mereka pada hari Minggu malam.

Menurut undang-undang ketenagakerjaan Hong Kong, hari istirahat diartikan sebagai waktu terus menerus tidak kurang dari 24 jam dimana seorang karyawan berhak untuk tidak bekerja untuk majikannya. Namun, beberapa pengusaha mencoba mengakali peraturan ini.
[ads-post]
Sebuah posting lama di Baby-kingdom.com, sebuah situs web populer untuk pasangan suami istri di Hong Kong, memprakarsai sebuah diskusi dengan pertanyaan, "Bagaimana jika PRT baru Anda mengatakan bahwa dia berhak mendapatkan satu hari istirahat 24 jam pada hari minggu?"

Banyak pengusaha setuju bahwa mereka tidak memiliki hak untuk meminta pelayan mereka membersihkan dapur yang berantakan pada hari Minggu malam, namun banyak di antara mereka mengakui bahwa mereka mengharapkan agar pekerja rumah tangga mereka melakukannya dengan "sukarela."

Beberapa orang mengatakan bahwa jika pekerja rumah tangga tidak melakukannya pada hari Minggu malam, mereka harus bangun pagi hari Senin untuk mencuci piring. Beberapa lainnya mengatakan bahwa hari istirahat 24 jam dapat dimulai dari jam 9 malam pada hari Sabtu dan berakhir pada jam 9 malam pada hari Minggu.

Beberapa pengusaha juga mengatakan bahwa mereka merasa tidak bahagia saat seorang pekerja rumah tangga baru mencoba untuk "mengancam" mereka dengan menyebutkan undang-undang ketenagakerjaan. Yang lainnya mengatakan bahwa mereka bisa meminta pelayan mereka untuk beristirahat pada hari kerja, bukan hari Minggu.

Beberapa netizens berbicara kepada pekerja rumah tangga dengan menyatakan fakta sederhana: Tidak ada yang mau bekerja pada hari libur. Lalu apa pendapatmu wahai sahabat BMI?

Dapur yang berantakan mungkin adalah hal terakhir yang tak diinginkan pekerja rumah tangga asing di Hong Kong pada hari Minggu malam di akhir liburan mereka saat kembali ke rumah majikannya.

loading...
Powered by Blogger.
close