SUARABMI.COM - Kisah pilu kembali dirasakan oleh salah satu teman TKI Korea, sebut saja Bejo namanya.

Bejo mengenal seorang wanita yang bekerja di Hong kong sebagai TKW, sebut saja namanya Yuri. Keduanya karena merasa saling tertarik, mereka inten berkomunikasi lewat media sosial chatting.

Hingga suatu waktu, keduanya memantapkan niat untuk membina rumah tangga sekembalinya dari perantauan.

Rencana mulukpun mereka siapkan dengan dana patungan antara si Bejo dan Yuri. Kedua insan yang semakin dekat hubungannya dengan perantara media webcam ini pun berencana akan membuka usaha.

Karena rasa cinta yang begitu besar dan rasa percaya yang tinggi, Bejo selalu mengiyakan rencana Yuri, wanita yang mengaku asal Nganjuk Jawa Timur ini.

Rencana usaha mereka setelah menikah adalah membuka jasa travel dengan modal mobil seharga 110 juta dan juga menjadi calo TKI atau UP3TKI dengan modal total modal keduanya mencapai 250 juta.

Yuri mengaku hanya punya tabungan 80 juta, itupun hanya 50 juta yang dapat dimanfaatkan karena yang 30 buat dana cadangan di Indonesia sebelum usaha mereka berhasil.
[ads-post]
Tak merasa curiga, Bejo mengirimkan kekuarangan dana senilai 200 juta itu ke Yuri dan besar harapan akan sukses setelah purna TKI nanti.

Sehari dua hari tak ada masalah setelah dana dikirim ke Yuri, namun selang seminggu tiba-tiba Yuri menghilang dan tak dapat dihubungi.

Bejo yang bingung dan sempat stres pun akhirnya pulang ke Indonesia berharap bisa menemukan Yuri sang pujaan hati.

Beruntung tak dapat diraih, setelah ditelusuri ternyata Yuri bukanlah warga Nganjuk dan foto keluarga yang diberikan Yuri kepada Bejo bukanlah keluarganya melainkan keluarga temannya yang berada di Kediri yang juga menjadi korban Yuri.

Saat ditelusuri ke Kediri, Yuri dulu pernah mengaku berasal dari Banyuwangi sedangkan Bejo yang mencoba melapor polisipun gagal lantaran kejahatan ini bukan berada di Indonesia dan rekening bankpun dibuat di Hong Kong.

Kini uang Bejo hilang dan kisah bejo ini bisa menjadi pelajaran bagi BMI lainnya untuk selalu waspada bila berurusan dengan uang. Selidikilah pasanganmu melalui orang kepercayaanmu di Indonesia sebelum memutuskan bahwa pasanganmu itu benar-benar baik.

sumber WNINews
Editor Redaksi suarabmi

Kisah pilu kembali dirasakan oleh salah satu teman TKI Korea, sebut saja Bejo namanya.

loading...
Powered by Blogger.