SUARABMI.COM - Cerita mulut ke telinga ke mulut tentang enaknya beberapa "ustadz" mendapat sangu dan atau uang "utangan" pun juga "sumbangan" dari TKW Hongkong bukan cerita baru.

Oknum ustadz tertentu tidak jarang membawa ratusan juta rupiah dari hasil surban keliling "shalawat" saat sang ustad berceramah.

Sayang sekali, dana publik itu tidak terdeteksi penggunaanya padahal saat penarikan sumbangan diumumkan alokasi dana itu untuk kepentingan sosial dan dakwah. Benarkah?.

Suudzon tidak diperbolehkan tetapi professionalitas harus dikedepankan.

TKW yang menjadi EO di Hongkong sebagai penyelenggara "pengajian / dakwah" ternyata berumah mewah bermobil wah. Sedangkan di Hongkong menngunakan visa house maid dengan membeli majikan palsu. Darimana pendapatan mereka?. Bahkan suami dan anak anaknya sering berlibur ke Hongkong bak hartawan wiraswastawan.

Memang kayaknya menguntungkan menjual acara keagamaan untuk tujuan politik dan materi keduniaan. Melalui televisi dan celebriti, dakwah dan agama menjadi industri.

BMI Hongkong memang butuh hiburan, membutuhkan pula dakwah dan pengajian. Demikian pula BMI Hongkong tersohor loman, Jangankan guru atau ustadz yang butuh uang pinjaman, Lha wong teman fb yang baru kenal saja pun dikirimi uang jutaan bahkan puluhan??!!. Sering berakhir penipuan.
[ads-post]
Dalam gambar ini contoh, seorang guru yang butuh utangan, tanpa menyebut angka, seorang murid teladan memberi hutang kepada guru idaman. Sungguh mulya sang murid, dan guru ini pasti sangat berjasa. Layak untuk dijadikan teladan cara bicara dan misuhnya. :)

Banyak sekali TKW yang baik dan tawaddhu' kepada gurunya seperti ini, semoga sang guru memberikan ilmu kehidupan dan bermanfaat.

Bahkan cerita murid yang bodoh dan dibodohi uang oleh "gurunya" sering terjadi.

Tidak hanya uang TKW, bahkan ada Oknum Guru (Ustadz abal abal) (asal dari Jakarta Utara) menyelingkuhi muridnya, kemudian menikahi sirri, dan menyemangati istri sirrinya untuk terus di Hongkong mencari uang meskipun dengan cara mengemis. (Diberitakan, kini mereka sudah bercerai sirri) :)

Ada pula guru pengobatan yang menggendak muridnya di Hongkong, (kini guru pengobatan alternative itu sudah lama tidak ke Hongkong lagi, bahkan sang guru pernah disamperin murid muridnya di pesisir selatan Jawa Tengah karena terindikasi penipuan).

Hati hati menjadi murid, hati hati memilih guru. Guru /ustadz yang Sangat alim dan baik adalah yang punya cirikhas ada kata "dancuk" dan semangat bertakbir sekaligus. 

*Catatan redaksi, habis up berita ini pasti banyak fake WA mengatasnamakan suara BMI, suara BMI tidak pernah punya WA, hanya fanspage dan twitter saja. Tidak ada unsur atau motif dalam berita, YBS yang dihubungi juga belum menjawab dan memberika klarifikasi, apakah yang di WA itu benar atau tidak.

Artikel ini terbit di KINDO HK

Cerita mulut ke telinga ke mulut tentang enaknya beberapa "ustadz" mendapat sangu dan atau uang "utangan" pun juga "sumbangan" dari TKW Hongkong bukan cerita baru.

loading...
Powered by Blogger.
close