SUARABMI.COM - Mantan pekerja rumah tangga yang disiksa Erwiana Sulistyaningsih pada hari Kamis ini menang dalam gugatan hukum untuk mendapatkan HK $ 809.430 (ganti rugi $ 103.480) atas tindakan dari majikannya yang kasar, dengan hakim yang menyebut perlakuan sewenang-wenangnya "tidak manusiawi, merendahkan dan menjijikkan" oleh majikan Erwiana.

Dalam memberikan tuntutan perdata, hakim Pengadilan Negeri Winnie Tsui Wan-wah memberi lebih banyak bantuan kepada mantan TKW tersebut, tanpa menghiraukan pernyataan majikan Wan Wan bahwa luka Erwiana dibesar-besarkan.

Karena luka yang diderita Erwiana, dari Mei 2013 hingga Januari 2014 ia mengalami depresi hebat dan tidak bisa melakukan gugatan hukum.
[ads-post]
Siksaan yang diterima Erwiana merupakan penyiksaan yang luar biasa dimana tabung penyedot debu dimasukkan kedalam mulutnya oleh majikannya, selain itu dimusim dingin ia ditelanj*ngin, disiram air dingin, dikipasin dengan keras dan penyiksaan lainnya.

Tindakan yang dilakukan oleh majikan Erwiana melebihi perlakukan kepada binatang. Jika Erwiana tidak memenangkan dalam kasus ini, merupakan mimpi buruk bagi seluruh pekerja migran.

Oleh karenanya majikan dinyatakan bersalah atas 18 serangan dan tuntutan terkait tenaga kerja pada tanggal 10 Februari 2015 karena menyakiti Erwiana dan pembantu lainnya

Mantan pekerja rumah tangga yang disiksa Erwiana Sulistyaningsih pada hari Kamis ini menang dalam gugatan hukum untuk mendapatkan HK $ 809.430 (ganti rugi $ 103.480) atas tindakan dari majikannya yang kasar, dengan hakim yang menyebut perlakuan sewenang-wenangnya "tidak manusiawi, merendahkan dan menjijikkan" oleh majikan Erwiana.

loading...
Powered by Blogger.