SUARABMI.COM - KH. Sugi Nur Raharja atau sering dikenal dengan panggilan Gus Nur kini tak dapat lagi mengisi pengajian di kalangan BMI di Hong Kong, setidaknya untuk 3 tahun kedepan.

Hal ini sebagaimana diungkapkan dalam akun facebook resminya pada tanggal 8 Desember kemarin dimana kedatangannya ke Hongkong untuk mengisi pengajian di Nort Point ditolak Imigrasi dengan alasan yang tidak dijelaskan secara detail oleh pihak Imigrasi Hongkong.

"Sabtu 8 Desember 2017, pukul 5:50 WIB. Gus Nur dan putranya sekaligus Kameramen MUHAMMAD MUNJIAT, lepas landas dari Jakarta menuju HONGKONG untuk pengajian akbar, memenuhi undangan salah satu Majelis Ta’lim di HONGKONG. Panitia mengundang Gus Nur dari jauh – jauh hari / beberapa bulan yang lalu. Sesampai di HONGKONG kurang lebih pukul 10 pagi waktu HK. Setelah masuk ke imigrasi, ternyata hanya anak saya saja MUHAMMAD MUNJIAT yang boleh masuk HONGKONG. Sementara gusnur di tahan dan di interogasi di imigrasi HK kurang lebih 5 jam" Tulis Gus Nur melalui akun facebooknya.

Menurut penuturannya, selama diinterogasi Imigrasi, ia mencoba mencari alasan kenapa dirinya dicekal untuk masuk Hongkong. "Saya bertanya kepada pihak imigrasi APA SALAH SAYA ???" Tanyanya kepada Imigrasi.

Namun pihak imigrasi tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan hingga Gus Nur berulang tanya hingga pukul 4 sore dengan pengawalan ketat, Gus Nur diantar ke bandara melalui jalur khusus untuk kembali ke Indonesia, sedangkan anaknya tetap di Hongkong untuk mewakilinya mengisi pengajian akbar.
[ads-post]
Dalam perjalanan itu Gus Nur mendapat sedikit jawaban terkait pencekalan dirinya dari salah seorang petugas Imigrasi yang kebetulan berada satu mobil dengannya.

"Pukul 3 sore waktu HK, dengan pengawalan ketat saya dibawa keluar dari kantor imigrasi menuju ruang tunggu bandara dengan mobil khusus lewat jalur khusus juga. Nah didalam mobil itulah salah satu petugas yang dari awal meng introgasi saya mulai mengatakan, bahwa ada PIHAK YANG BERPANGKAT TINGGI, YANG TIDAK MENGHENDAKI SAYA MASUK HONGKONG, SELEBIHNYA KAMI TIDAK TAHU KENAPA, DAN KAMI HANYA MENJALANKAN TUGAS" Tutur Gus Nur.

Mendapat jawaban yang demikian, Gus Nur lebih menerima dan menata hati untuk ikhlas dengan semua tindakan pencekalan ini.

Sepulang dari Hongkong, Ia lanjut melakukan safari dakwah di berbagai tempat di Indonesia dan menyampaikan dakwah melalui WA untuk Jama'ahnya di Hongkong.

Melihat hal ini banyak jama'ah yang kecewa diantaranya apa yang ditulis oleh Jeng Srie, "Setelah tahu Gus nur di cekal hati ini kecewa sedih tp setelah ada sholawatan dan doa oleh Gus nur lewat telepon hati ini sedikit tenang".

"Gus 10-12-2017 disalah satu gedung tangisan kami tumpah di saksi kan Putra njenengan & jamaah yg lain saat mendengar kan suara nya Ustazd, Sehat selalu njih Gus" Tulis Annisa Fitriani

KH. Sugi Nur Raharja atau sering dikenal dengan panggilan Gus Nur kini tak dapat lagi mengisi pengajian di kalangan BMI di Hong Kong, setidaknya untuk 3 tahun kedepan.

loading...
Powered by Blogger.
close