SUARABMI.COM - Hitamnya dunia pekerja kaburan di Taiwan memang sudah tergambar jelas bagi mereka yang pernah berkumpul dengan mereka, jumlah kaburan yang amat sangat banyak dengan jumlah pekerjaan sedikit, banyak TKW khususnya terjun didunia gemerlap demi kelangsungan hidup mereka di negeri Formosa.

Tak sedikit wanita yang rela menaruhkan dan menjual kehormatannya demi bisa bertahan hidup sebagai kaburan di Taiwan, dimana tidak ada pilihan lagi selain itu selama mereka masih ingin bertahan di Taiwan.

Hidup nomaden, ikut siapa saja yang mau diikuti dengan imbalan apa saja yang penting kantong tetap tebal.

Sebagaimana diceritakan kontributor kepada suarabmi, ia sering menemui dan melihat dengan mata kepada sendiri, banyak TKW kaburan Indonesia yang terjun di KTV (Sebuah wahana karaoke yang cukup bebas di Taiwan dimana banyak pemandunya yang bisa dipakai).
[ads-post]
Sebutlah W asal Bekasi ini sebenarnya prihatin dengan ulah mereka yang mengotori nama Indonesia dengan pelanggaran dan kelakuan mereka.

"Sy tdk ingin warga indonesia terlebih wanita indonesia namanya menjadi jelek karena ulah mereka yg melanggar peraturan di taiwan. Selain dia kabur dia juga ternyata bekerja di ktv melayani tamu dan terlebih mereka tidur dgn orang yg mereka layani" Katanya

Nah, W berpesan agar TKI Indonesia kaburan lebih bisa menjaga dirinya dan tidak terjun di duia gelap demi mempertahankan hidup. Lebih baik menyerahkan diri dan hidup di Indonesia.

Selain itu, salah satu kontributor juga menceritakan perihal dirinya pernah menjalin hubungan dengan TKW kaburan.

Ia bebas melakukan apa saja namun ia harus menangggung biaya mes bulanan yang jumlahnya hampir 4 ribuan. Itupun belum biaya belanja dan lain-lain dan bila tidak mampu, maka akan diputuskan. Apa pengalamanmu?

Sebutlah W asal Bekasi ini sebenarnya prihatin dengan ulah mereka yang mengotori nama Indonesia dengan pelanggaran dan kelakuan mereka.

loading...
Powered by Blogger.