SUARABMI.COM - Kasus ditolaknya ustadz Abdul Somad (UAS) untuk berceramah di Hong Kong terjawab sudah dari bocoran orang dalam imigrasi sebagaimana diberitakan KindoHK.

Menurut penjelasan orang imigrasi yang tak mau disebutkan namanya, pencekalan ustadz Abdul Somad lantaran visa yang dipakai adalah visa turis dan selain wisata, tujuan UAS ke Hongkong sudah diendus oleh pihak imigrasi yaitu untuk berceramah.

"Sudah diketahui akan melakukan kegiatan selain wisata, sedang UAS tidak pakai visa sesuai kegiatanya. Maka pencekalan adalah hak kami. Sudah banyak yang kami lakukan sama seperti ini, namun mengapa kali ini jadi masalah dan banyak yang protes?" Ugkapnya kepada Mr. Agas, Owner Kindo sebagaimana diterima oleh suarabmi.com
[ads-post]
Menurut pihak imigrasi tersebut sebagaimana diterima suarabmi, kedatangan yang baik untuk kebaikan seharusnya menggunakan cara-cara yang baik dan tepat, bukan dengan cara seperti itu. (Datang dengan visa turis namun untuk bekerja/ berceramah menghasilkan uang).

Selain itu, informasi kerusuhan yang menimpa UAS saat di Bali juga menjadi pertimbangan pihak imigrasi Hongkong dimana kedatangan UAS dikawatirkan akan mendapat respon yang sama seperti di Bali.

Sedangkan dari pihak panitia sendiri mengatakan bahwa mereka sudah melakukan kesalahan dan kecerobohan dimana terkait dengan pelaporan dan pengurusan ijin tidak dituntaskan sehingga UAS pakai visa turis.

Berita tentang pencekalan UAS ini menjadi berita nasional lantaran UAS saat ini sedang menjadi trending topik di Indonesia dengan ceramah kocak namun berisi tersebut. UAS dikenal sebagai ahli fiqh dan hadist.

Kasus ditolaknya ustadz Abdul Somad (UAS) untuk berceramah di Hong Kong terjawab sudah dari bocoran orang dalam imigrasi sebagaimana diberitakan KindoHK.

loading...
Powered by Blogger.