SUARABMI.COM - Pahlawan devisa asal Kerinci kembali berduka. Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kerinci meninggal dunia di Malaysia, tepatnya di Viesta Angkasa, Kuala Lumpur, Selasa malam (26/12). TKI tersebut bernama Perwira bin Akmal yang dIketahui meninggal mendadak.

Jenazah Perwira akhirnya dipulangkan kekampung halaman desa Talang Kemuning, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci, Selasa (27/12) dan sampai pada Rabu (27/12).

Diterbangkan dari bandara Kuala Lumpur menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat.

Ketua umum Ikatan Keluarga Besar Sakti Alam Kerinci (IKEBSAK) di Malaysia Faisal Anas mengatakan pihaknya turut membantu proses pengiriman jenazah TKI tersebut.

"Nggak ada sakit meningal mendadak sebelumnyo Meningal almarhum sempat ke super market belanja. Kita IKEBSAK bantu uruskan dari awal hinga Ahir sampai Pemulangan ke kampung halaman," jelasnya

Dia mengatakan proses pemulangan tidak gampang, karena harus melapor pihak kepolisian setempat dan juga KBRI di Kuala Lumpur untuk proses surat-menyurat.

Bahkan pihak keluarga harus menyumbangkan untuk biaya pemulangan yang tidak murah. Semua proses pemulangan sekitar 4300 ringgit malaysia (RM) atau sekitar Rp11 juta.

Pasalnya KBRI di Kuala Lumpur sama sekali tidak memberikan bantuan atau biaya pemulangan TKI. Kecuali jenazah yang tidak ahli waris, baru dibiayai.
[ads-post]
"Biaya pengiriman ringgit Malaysia 4300 sampai ke padang. yang dibayar Ahli waris di malasyia. Memang KBRI dak ado bantuan kecawali urusan surat menyurat. Kecuali jenazah yang tidak ada ahli waris. gratis tapi sampai 3 atau 6 bln baru dikirim ke negara," bebernya

"Kalau soal bantuan dana dari KBRI memang tidak ada, baik sakit maupun Meningal ahli waris yang bertanggungjawab," tambahnya lagi.

Ditanya kenapa jenazah TKI tidak dimakamkan di Malaysia. Faizal mengatakan sesuai dengan permintaan keluarga.

"Setiap persoalan kematian kami Ormas menanyakan lebih awal. Mau dimakamkan di sini apa mau di makamkan diranah kelahiran. Karena permintaan ahli waris dan isteri nya sendiri mintak di makam kan di tanah kelahiran," katanya.

Faisal menyampaikan juga keluarga besar masyarakat Kerinci di Malaysia menyampaikan ucaoan terimakasih ke Wabup Zainal yang telah membantu ambulans dari Padang ke Kerinci.

"Jenazah akan diterbangkan ke Bandara Minang Kabau dari Bandara Klia LCCT Kuala Lumpur hari Selasa 26 December 2017. semoga menjadi amal Ibadah UTK Kita semua Amiin. Ambulans dibantu sama pak wabub. Saya sendiri menghubungi beliau lewat HP. Walaupun beliau sibuk di Jakarta tapi soal pahlawan devisa beliau cepat bersikap," jelasnya. 

Sumber Tribunnews

Diterbangkan dari bandara Kuala Lumpur menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat.

loading...
Powered by Blogger.