SUARABMI.COM - Namaku Yunta, aku masih di Hongkong untuk bekerja sebagai TKW demi menghidupi keluargaku, namun bertahun-tahun di Hongkong ternyata kebaikanku disalah artikan oleh sahabat sendiri.

Cerita ini dimulai dari tahun 2013 lalu saat ia mengajak aku untuk berbisnis jual beli HP dan Laptop dengan modal dari pinjam bank.

Namun bodohnya saya, modal pinjaman bank itu atas namaku semua, total di dua bank pinjam senilai HK$ 15.000 dan HK$ 35.000.

Berjalan 4 - 5 bulan semuanya ok ok saja, bahkan selain memberi aku HK$ 1000 per bulan, cicila di banknya juga beres.

Melihat hal ini aku semakin percaya dan dia meminta top up hutang ke bank yang HK$ 15.000 menjadi HK$ 25.000, akupun mengiyakannya.

Dan uang sebanyak itu, bodohnya saya, saya mempercayakan semua uang itu dipegang sama dia, sepeserpun saya gak pegang.
[ads-post]
Sampai suatu saat, dia menghilang, gak ada kabar gak ada telpon, hpnya pun sudah gak bisa dihubungi.

Sampe akhirnya saya dapat kabar, kalo dia ternyata sudah pulang ke Indonesia raya, meninggalkan saya dengan hutang yang begitu banyaknya.

Sekarang saya hanya ingin tau aja dimana keberadaan dia, apa kabarnya dia, masih hidupkah dia, atau memang sudah mati..?

Dia adalah Sriyatin mengaku asal  Jember Desa Sumberan RT.004/RW.006 Kec. Ambulu Jember - Jawatimur,  Cuma itu alamat yang saya punya.

Barangkali ada yang mengenal dia atau kebetulan tetangga dia, bisa menghubungi saya di akun facebooku INI, Yunta Wati.

Namaku Yunta, aku masih di Hongkong untuk bekerja sebagai TKW demi menghidupi keluargaku, namun bertahun-tahun di Hongkong ternyata kebaikanku disalah artikan oleh sahabat sendiri.

loading...
Powered by Blogger.