SUARABMI.COM - Hingga kini, wanita perebut laki orang (pelakor) masih menjadi momok paling menakutkan dalam sebuah hubungan.

Selain menghancurkan rumah tangga, perselingkuhan juga bisa berdampak pada psikologis anak-anak.

Kondisi psikis anak akan ikut terganggu dan terguncang bila dia mengetahui adanya keretakan rumah tangga kedua orangtuanya.

Tapi sayangnya, hal ini tidak pernah dipikirkan oleh orangtua mereka yang lebih menentingkan hawa nafsu.

Nah, bicara soal perselingkuhan, berikut ini ada sebuah kisah mengharukan tentang rumah tangga yang dirusak oleh pelakor.

Kehadiran pelakor di rumah tangga memang bisa membuat suami jadi gelap mata.

Wanita yang telah memberikannya kebahagiaan dan keturunan langsung jadi tak berarti setelah adanya wanita idaman lain di hatinya.

Bahkan suami tak segan melayangkan tangannya di tubuh istrinya.

Seperti apa yang dialami oleh netizen wanita bernama Tiwi ini.

Dirinya tidak hanya harus dihadapi kenyataan pahit atas perselingkuhan suaminya, namun ia juga harus merelakan tubuhnya dipukul sang suami.

Tiwi, selain menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga harus rela menjadi janda lantaran sang suami menceraikannya dan lebih memilih wanita lain.

Kisah yang ia bagikan di Facebook pun langsung viral.

Berikut kisahnya:
[ads-post]
Untukmu wanita yg membuat rumah tanggaku serta hidupku dan anakku hancur:

Selamat ya mba N***ah akhirnya mba berhasil merebut suamiku serta menghancurkan hidupku dan anakku juga impian kami..

karna mba, rumah tangga kami hancur dan karna mba suamiku memukul serta berbuat kasar padaku dan anakku padahal dulu aku sudah memohon berkali kali kpd mba agar menjauhi suamiku n berhenti mengirimkan foto vulgar milik mba ke suamiku tapi mba tetap saja menggoda suamiku.

bahkan aku dan anakku di seret keluar rmh mertuaku oleh suamiku sendiri,itupun atas suruhan ibu mertuaku hanya karna aku tetap ingin mempertahankan rumah tanggaku.

Anakku yg belum tau apapun ikut menangis menjerit ketakutan melihat perlakuan kasar ayahnya pada kami juga hinaan teriakan yg keluar dari mulut ibu mertuaku.

Dimana rasa kasihan mba sebagai sesama wanita, bukankah mna masih gadis, apa mba tidak bisa mendapatkan lelaki bujang di luar sana? knp harus suamiku mba?

bahkan bapakku sampai meninggal akibat serangan jantung karena kasihan melihat ku terus di siksa n dipukuli oleh suamiku, Aku pun mengurus makam bpkku sendirian krn ibuku sedang sakit dan harus di rawat di rumah sakit karna terlalu terpuruk akibat kematian bpk..

Aku harus kehilangan bapak yg selalu ada melindungiku dari kecil akibat perbuatan suamiku yang bahkan meninggalkanku dan anakku,

pada saatku mengadu pada ibu mertuaku, ibu mertua pun malah membela anaknya dan mengatakan bahwa akulah yg lalai sebagai istri serta memfitnah saya agar anaknya terlihat benar di mata tetangganya,

tapi demi Allah tak pernah ku melakukan sesuatu yg dilarang suamiku, aku tetap melaksanakan kewajibanku sebagai istri meskipun suamiku kerap berlaku kasar padaku dan anakku.

Hingga kini, wanita perebut laki orang (pelakor) masih menjadi momok paling menakutkan dalam sebuah hubungan.

loading...
Powered by Blogger.
close