SUARABMI.COM - Seorang wanita paruh baya Hong Kong yang tinggal di Kanada telah ditipu lebih dari HK $ 6 juta setara lebih dari 10 milyar rupiah sejak pertengahan 2016. Jumlah ini memecahkan rekor kerugian terbesar akibat penipuan asmara online.

Korban adalah seorang wanita Tionghoa yang tinggal di Hong Kong dan juga memiliki rumah lain di Kanada.

Tercatat, dalam jangka masa 18 bulan lebih dari 100 kali transfer uang ke beberapa rekening bank di Malaysia meskipun korban tidak pernah bertemu secara fisik dengan "kekasaihnya" yang ternyata adalah seorang penipu yang dikenal melalui jejaring socmed.

Dikutip dari SCMP, media berbahasa Inggris terbit di Hong Kong, sumber polisi mengatakan pada hari Selasa 23/01 bahwa kasus ini merupakan penipuan "asmara" online yang dapat bertahan lama (18 bulan) karena biasanya hanya sampai tiga - empat bulan sudah ketahuan. Nilai kerugianya juga paling besar.

Kasus tersebut terungkap pada bulan Desember lalu, ketika korban kembali ke Hong Kong, menyadari bahwa dia sedang menjadi korban penipuan online, kemudain dia melaporkan perkara ini ke polisi Hong Kong.

Modus operandinya, pelaku mengaku sebagai seorang bule bisnisman warga negara Amerika yang tinggal di Malaysia, berusia 50-an, pelaku memamerkan foto-foto menarik untuk mengelabuhi korbanya.

Awalnya korban dan pelaku berkenalan melalui Facebook pada pertengahan 2016 saat berada di Kanada dan kemudian mereka menghubungi menggunakan messenger, email, dan pesan SMS.
[ads-post]
"Setelah dapat mengikat perasaan dan meyakinkan korban, pelaku mengklaim memiliki kekayaan HK $ 100 juta sedangkan uangnya sebesar US$ 12,8 juta dibekukan oleh pemerintah Malaysia karena gagal membayar pajak, dan tersangkut perkara hukum," kata seorang sumber polisi.

"Kemudian pelaku meminta bantuan dari korban untuk membayar biaya hukum dan pajak dengan janji akan mengembalikan uang 'bantuan' itu jika uang yang dibekukan pemerintah Malaysia cair"

Korban sangat percaya dan antusias karena bumbu cinta asmara serta tajamnya rayuan pelaku.

PERINGATAN.
Modus penipuan online jenis "asmara" ini juga masih banyak menyasar wanita-wanita kesepian. Ada juga pemerasan terhadap TKW dengan ancaman menyebarkan video / foto tel@njang saat ber web-cam-seex.

Bahkan beberapa TKI Lanang yang kesepian (di negara lain) juga dilaporkan banyak yang menjadi korban penipuan asmara melalui perkenalam online dengan berbagai modus operandi.

Maka, tidak ada cara lain, jika ANDA JATUH CINTA jangan segan meminta bantuan / konsultasi / menyelidiki untuk menyatakan KEBENARAN informasi kekasih Anda.

HATI HATI ber-socmed dan hati-hati sebelum transaksi. Bukan hanya ANDA para BMI yang menjadi korban sedangkan pelaku sangat piawai meyakinkan calon korbanya dan PELAKU merupakan sindikat orang-orang berani, cerdas juga berpengetahuan luas.

*Berita ini terbit di KindoHK

Seorang wanita paruh baya Hong Kong yang tinggal di Kanada telah ditipu lebih dari HK $ 6 juta setara lebih dari 10 milyar rupiah sejak pertengahan 2016. Jumlah ini memecahkan rekor kerugian terbesar akibat penipuan asmara online.

loading...
Powered by Blogger.
close