SUARABMI.COM - Tenaga kerja Indonesia (TKI) hamil ketika bekerja di luar negeri bukan saat ini saja terjadi. Hal itu menjadi suatu fenomena tersendiri. Terutama pekerja yang bekerja di Timur Tengah.

Sekretaris Utama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Hermono menyebutkan, angka TKI hamil di luar negeri cukup tinggi. Salah satunya didapati ketika dilakukan pemutihan pada seluruh TKI di Arab Saudi pada 2013.

Hermono mengungkapkan, ribuan TKW ditemukan memiliki anak di luar hubungan nikah di Jeddah. ”Ada sekitar 9 ribu orang,” ungkapnya kepada Jawa Pos, kemarin.

Masalah pertama, muncul kekhawatiran siapa yang nanti memenuhi kebutuhan sang anak. Bagi BNP2TKI dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), mereka akan kesulitan untuk menentukan status kependudukan, keturunan, maupun kewarganegaraan si anak.

Menurut Hermono, fenomena hamil di luar nikah itu disebabkan banyak faktor. Salah satunya adalah kondisi lingkungan kerja. Banyak TKI, khususnya di Saudi, yang bekerja lepas di lapangan.

”Artinya, mereka tinggal di kongsi-kongsi dan barak-barak pekerja,” katanya.

Jadi, ada kemungkinan pada suatu waktu para TKI melakukan aktivitas yang tidak semestinya dengan sesama pekerja ataupun orang-orang di lingkungan sekitar pekerja. Apalagi, para TKI rata-rata adalah orang yang berada pada usia aktif s*ksual (s*xually active).
[ads-post]
Juga orang yang pernah melakukan hubungan s*ksual (s*xually experienced). ”Bisa saja karena dia jauh dari pasangan di kampung halaman,” ucapnya.

Karena itulah, Hermono menilai fenomena aborsi bisa sangat rentan terjadi ketika si TKI akan kembali ke kampung halaman. ”Bisa saja karena malu atau takut dengan keluarga,” ujarnya.

Temuan di Jeddah beberapa tahun lalu menunjukkan bahwa rata-rata TKI hamil di luar nikah dengan sesama kawan pekerja. Sebagian besar tidak dengan majikan. Pemutihan dokumen baru saja dilakukan terhadap TKI pada 2017. Hermono menduga masih banyak TKI yang akan kedapatan hamil di luar nikah.

”Perlu dicarikan solusinya mengatasi fenomena ini,” tutur dia | JP

Tenaga kerja Indonesia (TKI) hamil ketika bekerja di luar negeri bukan saat ini saja terjadi. Hal itu menjadi suatu fenomena tersendiri. Terutama pekerja yang bekerja di Timur Tengah.

loading...
Powered by Blogger.