SUARABMI.COM - Siswi kelas VII SMP di Jatipurno, Wonogiri, SDR. 12, dic*buli tetangganya. Sg, 61 hingga hamil dan melahirkan bayi laki-laki, Rabu (7/2/2018) pukul 06.00 WIB. SDR selama 9 bulan tak mengetahui dirinya hamil. Dia tetap melakukan aktivitas sekolah seperti biasa.

Kedua orang tua SDR tidak berada dirumah, ibunya sudah meninggal sedangkan ayahnya bekerja menjadi TKI di Malaysia dan ibu tirinya di Hongkong.

Kapolsek Jatipurno, Iptu Edi Hanranto, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede, Kamis (8/2/2018), menceritakan, saat hendak melahirkan SDR mengeluh sakit perut sebelum berangkat ke sekolah.

Lantaran di desanya, lokasi bidan lebih dekat dibanding datang ke tempat dokter. Maka, SDR dibawa ke tempat bidan. Ternyata, SDR hamil dan usia kandungannya sudah 9 bulan. “Dia pamit sekolah tapi sakit perut, lalu dibawa ke bidan karena lebih dekat,” bebernya.

Menurut Kapolsek, selama ini, warga setempat tidak menaruh curiga terhadap kehamilan korban lantaran korban tidak pernah memakai baju ketat, melainkan pakaian tertutup dan besar dengan kerudung.
[ads-post]
Selain itu, postur tubuh korban lebih besar dibanding anak seusianya. “Dia baru haid sekali. Sebelum melahirkan, usia kandungannya normal 9 bulan. Saat ini, bayinya sehat,” jelasnya.

Sg menc*buli korban sebanyak 10 kali dengan iming-iming uang Rp5.000. “Korban mengaku idak tahu kalau berbuat seperti itu bisa hamil. Apalagi sampai melahirkan, dia tidak merasa hamil,” ujar Kapolsek Jatipurno.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman lima hingga 15 tahun penjara. | solopos

Ayah dan Ibu Tirinya Jadi TKI, Anak SMP Kelas 1 Ini Dirumah Dihamili Tetangganya Dengan Imbalan 5 Ribu Sekali Main

loading...
Powered by Blogger.