SUARABMI.COM - Taiwan berencana melarang sedotan minum plastik sekali pakai dalam makanan cepat saji mulai tahun 2019.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi tumpukan limbah plastik di Taiwan sebagaimana dikatakan Menteri Administrasi Perlindungan Lingkungan (EPA) Lee Ying-yuan (李應元) selasa (13/2).

EPA dan beberapa kelompok lingkungan telah melakukan berbagai inovasi untuk mengurangi limbah plastik yang selama ini sangat berbahaya bagi kesehatan selain juga sulit diurai.

Selain itu, pada tahun 2020 juga akan melarang tas belanja gratis di toko ritel dimana diswalayan sudah tidak ada plastik gratis lagi dan juga kertas fatur yang seragam di seluruh Taiwan.
[ads-post]
Pada sedotan plastik, penggunaan tunggal dalam toko tidak akan diizinkan di restoran dan toko makanan seperti makanan cepat saji mulai 2019 sementara larangan terhadap semua toko makanan akan diberlakukan mulai tahun 2020. 

Sebagai tambahan, sebuah pembatasan terhadap penggunaan sedotan plastik sekali pakai akan diperluas ke semua toko pada tahun 2025, dimana nanti pembeli harus membayarnya. Larangan penuh akan diperkenalkan pada 2030, menurut Lee. | CNA

Taiwan berencana melarang sedotan minum plastik sekali pakai dalam makanan cepat saji mulai tahun 2019.

loading...
Powered by Blogger.
close