SUARABMI.COM - Lima orang BMI dari agen yang sama melaporkan pelanggaran hak-haknya pada Christian Action, Minggu, (04/03/2018). 

Selain overcharging, Ka Chak Employment Agency juga dilaporkan karena kasus penipuan dan pembuangan barang-barang milik BMI yang sedang menunggu visa di Macau.

ES, BMI yang telah 7 tahun bekerja di Hong Kong, menuturkan bahwa barang-barangnya telah dibuang oleh agen selama ia menunggu visa di Macau pada Desember 2017 lalu. 

“Katanya, barang-barang saya boleh diambil kalau saya sudah balik ke Hong Kong, ternyata belum sampai di Hong Kong barang-barang saya satu koper sudah dibuang.”

ES menambahkan bahwa agen juga menjanjikannya tiket dan tempat tinggal baginya selama ia menunggu visa. Namun rupanya seluruh biaya tersebut justru dibebankan kepadanya.

Hal serupa juga dialami oleh EW. Perempuan 32 tahun asal Kalimantan Timur ini mengatakan bahwa selain sempat kehilangan barang, dirinya juga dijanjikan fasilitas selama menunggu visa dengan membayar HKD 2800 sebagai biaya keseluruhan.

“Saya di Macau harus cari tempat tinggal sendiri, makan sendiri, dan tiket juga duit sendiri. Kemudian pas saya di Hong Kong, kalau mau tinggal di building dia, setelah dua minggu harus kasih 40 dollar sehari.”
[ads-post]
Hal tak mengenakkan juga dialami oleh PR 39 tahun. Perempuan yang telah lima tahun bekerja di Hong Kong tersebut memang tidak kehilangan barang-barang berharganya, namun agen memintanya menyerahkan uang jaminan HKD 2000 sebelum ia kembali ke Indonesia untuk menunggu visa.

“Ketika kembali ke sini lagi saya sempat tagih. Katanya mau ditransfer. Karena saya tidak punya rekening, bos bilang boleh pakai rekening dia. Tapi ngga ditransfer juga sampai sekarang.”

Kecurigaan para BMI bermula setelah pihak agen memblokir kontak mereka, ketika mereka sedang menunggu visa. 

Sekembalinya mereka ke Hong Kong, mereka bahkan mendatangi kantor Ka Chak Employment Agency, dan kantor tersebut ternyata tutup.

Selain itu, dalam kontrak kerja kelima BMI tersebut tidak tertera stempel Ka Chak Employment Agency, melainkan agen Starco. Mereka lalu melakukan pengecekan daftar agen legal di KJRI, dan hasilnya cukup mengejutkan.

Ka Chak Employment Agency sama sekali tidak terdaftar di KJRI Hong Kong.

Mereka berharap, dengan dilaporkannya Ka Chak Employment Agency maka tidak akan lebih banyak lagi BMI yang menjadi korban. | SuaraHK

Sering Menipu dan Membuang Barang Milik TKI, Agen Hongkong Ini Ternyata Palsu, Waspadalah....!

loading...
Powered by Blogger.
close